-
IRGC luncurkan rudal dan drone canggih hantam tiga pangkalan udara militer Amerika Serikat.
-
Donald Trump ragukan kondisi Mojtaba Khamenei dan beri syarat nuklir untuk kesepakatan damai.
-
Israel bantah isu kematian Netanyahu dan pastikan sang Perdana Menteri dalam kondisi aman.
Suara.com - Ketegangan di wilayah Timur Tengah mencapai level baru yang sangat mengkhawatirkan pada hari Minggu ini. Bahkan, Pasukan Khusus Iran berkomitmen ingin membunuh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC secara resmi mengumumkan peluncuran serangan besar ke aset Amerika.
Sejumlah proyektil rudal dan pesawat tanpa awak canggih dikerahkan untuk menyasar titik strategis militer tersebut.
Langkah ofensif ini menyasar tiga pusat kekuatan udara milik Amerika Serikat yang tersebar di kawasan.
Operasi militer ini menandai babak baru dalam konfrontasi terbuka antara Teheran dan pihak Washington.
Pihak IRGC memberikan rincian bahwa serangan ini difokuskan pada pusat konsentrasi pasukan militer Amerika.
Salah satu lokasi utama yang menjadi sasaran empuk adalah pangkalan udara Al-Harir di Erbil.
Informasi mengenai keberhasilan serangan ini dipublikasikan secara luas oleh kantor berita resmi Fars di Iran.
Selain Al-Harir, fasilitas militer Ali Al Salem juga dilaporkan terkena dampak serangan yang cukup signifikan.
Baca Juga: Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pangkalan Arifjan milik Amerika Serikat turut masuk dalam daftar fasilitas yang diklaim hancur oleh Teheran.
Serangan akhir pekan ini secara resmi dinamakan sebagai gelombang ke-52 dari Operasi Janji Setia 4.
Aksi militer masif tersebut merupakan bentuk respon atas hilangnya nyawa para pekerja di zona industri.
Pihak Iran menganggap serangan sebelumnya terhadap warga sipil mereka sebagai tindakan yang tidak bisa dimaafkan.
Selain serangan fisik, IRGC juga melontarkan ancaman yang sangat tajam kepada pemimpin tertinggi pemerintahan Israel.
"Jika dia masih hidup, kami akan terus mengejar dan membunuhnya dengan kekuatan penuh," tulis pernyataan tersebut dikutip dari Anadolu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK
-
Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci