Suara.com - Belakangan ini lagu Sikok Bagi Duo banyak digunakan masyarakat untuk backsound video konten yang mereka unggah di media sosial. Iramanya yang asik dan penuh semangat membuat lagu itu banyak disukai. Namun banyak yang belum mengetahui arti lagu Sikok Bagi Duo.
Biasanya orang akan membuat konten video dengan lagu Sikok Bagi Duo ini berawalan dari seorang yang berjalan lalu menjatuhkan barang. Kemudian itu, barang itu diambil dan dikembalikan oleh orang yang merekam.
Lantas pemilik barang itu pun berkata, "Oh iya jatuh ya, aku lagi dengerin lagu DJ Sikok Bagi Duo nih," katanya. Tak lama setelah itu orang yang berada di dalam konten itu pun mulai berjoget bersama sambil diiringi lagu Sikok Bagi Duo tersebut.
Baru-baru ini diketahui, Sikok Bagi Duo merupakan lagu daerah yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Lagu ini pertama kali populer setelah dinyanyikan oleh Meli Dedi, seorang wanita asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
Saat membawakan lagu ini Meli Dedi tengah menjadi pembawa acara di sebuah acara pernikahan. Kemudian ada sebuah momen ketika ia dan ibu-ibu undangan diberi kesempatan untuk berjoget sambil menyanyikan lagu Sikok Bagi Duo tersebut.
Siapa sangka, video berjoget sambil menyanyikan lagu Sikok Bagi Duo ini pun viral di media sosial terutama di TikTok. Setelah ditelusuri rupanya lagu dengan nuansa DJ tersebut memiliki arti yang bagus. Lagu daerah itu menceritakan soal kerja sama dan dukungannya terhadap seseorang atau sebuah kelompok.
Jika diterjemahkan, penggalan lirik lagu itu memiliki arti, jika satu bagi dua tidak bisa, maka bisa diusahakan sama-sama. Sementara, sikok bagi duo, idak naik jugo kito telan galo-galo memiliki arti yaitu usaha bersama.
Lirik Lagu Sikok Bagi Duo
Sikok bagi duo Sikok bagi duo
Baca Juga: Download MP3 Joko Tingkir, Ini Link dan Liriknya
Sikok bagi duo Sikok bagi duo
Idak naik jugo tekan samo-samo
Sikok bagi duo Sikok bagi duo
Idak naik jugo tekan galo-galo
Sikok bagi duo Sikok bagi duo
Idak naik jugo tekan galo-galoIdak pecayo rasokelah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara