Suara.com - Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, terus disorot publik karena bicaranya yang blak-blakan. Ia sangat berani mengungkapkan sesuatu yang dianggapnya benar terkait kemarian kliennya, mendiang Yoshua Hutabarat.
Tak sedikit orang merasa penasaran apa yang membuat Kamaruddin tak kenal takut. Ia bahkan berani menyatakan kemungkinan perlakuan Ferdy Sambo terhadap Brigadir J.
Pada salah satu kesempatan, Kamaruddin Simanjuntak membuat pengakuan pilu tak terduga. Hal-hal meresahkan rupanya kerap hadir dalam hidupnya selama menjadi kuasa hukum dari berbagai kasus.
Momen pilu itu diketahui melalui sebuah video milik Seleb Oncam News yang diunggah oleh akun Twitter @ZulkifliLubis69 pada 18 Agustus 2022.
Di masa lalu, dalam video tersebut, Kamaruddin kembali mengingatkan jika istri dan anaknya sempat dibakar hidup-hidup. Hal itulah yang membuatnya tidak takut menghadapi kasus apapun sebagai pengacara.
Pembakaran itu merupakan buntut perkara Kamaruddin yang membela putri Soekarno di tahun 2016. Hanya berjarak 400 meter dari rumah, istri dan anaknya dibakar di dalam mobil.
"Lagi jalan pagi, baru berapa ratus meter, dibakar hidup-hidup itu istri saya sama anak saya. Jadi, sekarang saya tidak takut," ungkap Kamaruddin.
"Pokoknya bandit yang harus takut sama kita. Jangan kita yang takut sama bandit," imbuhnya tegas.
Kamaruddin juga ditanya apakah selama menjadi kuasa hukum keluarga Brigadir J pernah menerima ancaman atau teror. Ia mengaku tidak peduli dan percaya akan dilindungi Tuhan.
Baca Juga: Blak-blakan! Video Kamaruddin Simanjuntak Sebut Penegakan Hukum Era Presiden Jokowi Paling Rusak
"Saya nggak peduli. Mau diteror mau dipotong mau dibunuh ngga peduli. Saya lebih percaya Tuhan yang akan melindungi saya. Istri saya dibakar hidup-hidup dalam mobil juga masih tetap hidup," jelasnya.
Pengakuannya ini menerima beragam respons dari warganet. Kebanyakan mereka memuji keberanian Kamaruddin, setuju dengan semangatnya, dan mendoakan dirinya selalu dilindungi Tuhan.
"Semoga Tuhan YME selalu melindungi Bang Kamaruddin Simanjuntak dan keluarga. Bismillah semoga semakin banyak orang-orang seperti beliau yang berani membela kebenaran untuk negeri ini karena Alloh Subhanahu Wa Taala," doa seorang warganet.
"Pantesan berani, emang kalau udah jadi korban kena teror, ada yang kalah dengan teror tapi banyak yang keberanian bisa berlipat-lipat kematian juga tidak bisa menghalangi," tulis salah satu warganet.
"Salut pak. Kejujuran dan integritas memang mahal harganya," tulis yang lainnya.
Sedikit informasi tambahan, Kamaruddin Simanjuntak sendiri berprofesi sebagai advokat, pengacara, dan politikus yang berasal dari Tapanuli, Sumatra Utara (Sumut).
Pria yang lahir pada 21 Mei 1974 itu sudah memiliki jam terbang yang banyak sebagai seorang pengacara. Ia dikenal tegas dan profesional. Oleh sebab itu, ia ditunjuk oleh Samuel Hutabarat, ayah mendiang Brigadir J.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Tag
Berita Terkait
-
Blak-blakan! Video Kamaruddin Simanjuntak Sebut Penegakan Hukum Era Presiden Jokowi Paling Rusak
-
Ferdy Sambo Ajukan Banding Usai Dipecat Dari Polri, Pengacara Brigadir J : Akal-Akalan Biar Dapat Dana Pensiun
-
IPW: Polri Ogah Menanggung Dosa Ferdy Sambo, Loyalis FS "Bertumbangan" di Sidang Etik
-
Rekam Jejak Karier Ferdy Sambo: Jenderal Bintang 2 Termuda Berujung Dipecat Tidak Hormat
-
Ibu-Ibu DPR Puji 'Style' Kapolri yang Tenang dalam Tangani Kasus Ferdy Sambo, Publik Malah Kesal
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa