Suara.com - Rekontruksi pembunuhan berencana Brigadir J telah memperagakan 51 adegan dari total 78. Sejauh ini, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyebut Bharada E masih konsisten memberikan keterangannya.
"Dia masih konsisten dengan keterangan yang dia berikan di berita acara maupun ke LPSK," kata Juru Bicara LPSK, Rully Novian saat dihubungi Suara.com, Selasa (30/8/2022).
Bharada E merupakan terlindung dari LPSK. Dia juga sudah berstatus justice colaborator atau saksi pelaku yang mengungkap pembunuhan berencana yang dirancang oleh atasannya, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Dikatakan Rully, sejak awal rekonstruksi digelar Bharada E dalam kondisi sehat dan siap memberikan keterangannya.
"Sehat, baik, siap memberikan keterangan dalam rekonstruksi," kata Rully.
Sementara itu, terkait beberapa adegan Bharada E yang diperagakan oleh peran pengganti, Rully mengatakan tidak seluruhnya.
"Informasi yang saya terima sampai tadi, tidak semua adegan digantikan," kata Rully.
Sebelumnya, sebanyak 51 adegan rekontruksi pembunuhan berencana terhadap Brigadir J telah dirampungkan penyidik Tim Khusus Polri di rumah pribadi Ferdy Sambo yang berada di Jalan Saguling, Duren Tiga Jakarta Selatan.
Kekinian berdasarkan pantauan Suara.com sekitar pukul 14.38 akan bergeser ke rumah dinas Ferdy Sambo yang merupakan lokasi penembakan Brigadir J.
"Tinggal yang Duren Tiga (Rumah Dinas Ferdy Sambo). Habis ini berangkat," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo.
Ada 78 Adegan
Rekonstruksi pembunuhan Brigadir J segera digelar di Duren Tiga, Jakarta Selatan hari ini, Selasa (30/8/2022).
Dittipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan, terdapat 78 adegan yang akan diperegakan oleh lima tersangka.
Sebanyak 78 adegan itu meliputi tiga lokasi.
"Kegiatan yang direka ulang meliputi peristiwa yang terjadi di rumah Magelang, rumah Saguling dan rumah Duren Tiga meliputi 78 adegan," kata Andi saat dihubungi oleh wartawan, Selasa (30/8/3/2022).
Berita Terkait
-
Terungkap Kemewahan Ferdy Sambo saat Rekonstruksi: Rumah Dilengkapi Lift, Tas Mewah Istri Berjejer di Lemari Kaca
-
Merasa Dimusuhi karena Diusir Polisi, Pengacara Brigadir J Ancam Adukan Dirtipidum Bareskrim ke Jokowi dan DPR
-
Kompak Pakai Baju Putih, Istri Ferdy Sambo dan Pemeran Pengganti Brigadir J Peragakan Adegan di Kasur
-
Berpakaian Serba Putih saat Jalani Rekonstruksi, Istri Ferdy Sambo Peragakan Adegan Tiduran
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang
-
Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami
-
Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!
-
21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan
-
Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas
-
Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!
-
Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!
-
3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan
-
Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan