Suara.com - Pemerintah Indonesia resmi mengumumkan kenaikan harga BBM mulai tanggal 3 September 2022. Harga Pertalite yang tadinya Rp 7.650 per liter kini telah naik menjadi Rp 10.000 per liter. Harga ini berlaku mulai pukul 14.30 WIB.
Pengumuman itu disampaikan dalam Konferensi Pers oleh Presiden Joko Widodo, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ariin Tasrif dan Menteri Sosial Tri Rismaharini dari Istana Negara melalui YouTube Sekretariat Negara.
Sepanjang memerintah Indonesia sejak tahun 2014, Presiden Jokowi tercatat telah menurunkan dan menaikan harga BBM beberapa kali. Harga BBM bersubsidi saat Presiden Jokowi pertama memerintah sendiri dimulai dari Rp 6.500 per liter sampai akhirnya melesat menjadi Rp 10.000 per liter.
Berikut ini riwayat kenaikan harga BBM era Jokowi dari masa ke masa:
17 November 2014
Presiden Jokowi pada November 2014 memberikan pengumuman bahwa BBM subsidi akan naik harganya. Pengumuman ini sendiri disampaikan pada 17 November 2014 malam hari sekitar pukul 21.00 WIB.
Harga BBM subsidi tersebut yang awalnya Rp 6.500 per liter dinaikkan Rp 2.000, sehingga menjadi Rp8.500 per liter. Kenaikan harga juga terjadi pada solar yang tadinya Rp 5.500 per liter menjadi Rp 7.600 per liter.
1 Januari 2015
Beberapa bulan setelah menaikkan harga BBM, pemerintahan Jokowi memutuskan untuk menurunkan harga BBM pada awal Januari 2015.
Baca Juga: Harga BBM Naik Saat Harga Minyak Dunia Turun, Kok Bisa?
Harga BBM premium yang sudah naik menjadi Rp 8.500 per liter, diturunkan menjadi Rp 7.600 per liter. Begitu pula harga solar yang ikut turun, dari Rp 7.600 per liter menjadi Rp 7.250 per liter.
19 Januari 2015
Harga BBM kembali diturunkan oleh Presiden Jokowi pada 19 Januari 2015. Harga BBM premiun yang tadinya Rp 7.600 per liter turun menjadi Rp 6.600 per liter. Sedangkan solar yang tadinya Rp 7.250 diturunkan menjadi Rp 6.400.
enurunan harga BBM ini tak siginifikan, yakni BBM premiun yang tadinya
1 Maret 2015
Setelah menurunkan harga BBM subsidi pada Januari 2015, Presiden Jokowi lagi-lagi menaikkannya kembali hanya dalam waktu dua bulan. Harga premium yang tadinya Rp 6.600 per liter naik menjadi Rp 6.800 per liter, sedangkan harga solar tetap sama.
Berita Terkait
-
Harga BBM Naik Saat Harga Minyak Dunia Turun, Kok Bisa?
-
Selamat! Jokowi Naikkan Harga BBM, Mahasiswa Tekan Tombol Aksi hingga Rindu Lagu Iwan Fals
-
Pedagang Sayuran di Magelang Merasa Diakali Pemerintah, Mendadak Menaikkan Harga BBM dan Belum Sempat Isi Bensin
-
Harga BBM Resmi Naik, Ingat Presiden Jokowi Janji Berikan Bantuan Melalui 3 Program Bansos Ini
-
Penumpang Sepi, Penghasilan Hanya Rp20 Ribu, Sopir Angkot di Tegal: Harga BBM Naik, Tambah Mumet!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih