4. Membaca surat pendek, dianjurkan untuk membaca surah Al-Ikhlas di rakaat pertama atau Surat Al-Karifuun sebanyak 3 kali.
5. Ruku dengan Tuma’ninah
6. Iktidal dengan Tuma’ninah
7. Sujud dengan Tuma’ninah
8. Duduk di Antara Dua Sujud dengan Tuma’ninah
9. Sujud Kedua dengan Tuma’ninah
10. Mengerjakan Rakaat Kedua
Pada rakaat kedua, tata cara shalat hajat sama dengan rakaat yang pertama. Namun dirakaat kedua surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca yaitu ayat Kursi. Meski demikian, Anda juga bisa membaca surat lainnya.
11. Akhiri dengan salam
Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Sholat Hajat? Ini Niat dan Tata Caranya
Bacaan Surat Pendek saat Shalat Hajat
Terdapat bacaan surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca ketika mengerjakan shalat hajat, antara lain yaitu Al-Ikhlas atau Al-Kafirun dirakaat pertama dan ayat Kursi di rakaat kedua. Berikut ini bacaan latinnya.
Bacaan Surat Al Ikhlas
1. qul huwallaahu aad
Artinya: Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa.
2. allaahu-amad
Artinya: Allah tempat meminta segala sesuatu.
3. lam yalid wa lam ylad
Artinya: (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
4. wa lam yakul lah kufuwan aad
Artinya: Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."
Bacaan Surat Al-Kafirun
1. Qul yaa ayyuhal-kaafirn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai orang-orang kafir,
2. Laa a‘budu maa ta‘budn(a).
aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3. Wa laa antum ‘aabidna maa a‘bud(u).
Kamu juga bukan penyembah apa yang aku sembah.
4. Wa laa ana ‘aabidum maa ‘abattum.
Aku juga tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.
5. Wa laa antum ‘aabidna maa a‘bud(u).
Kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
6. Lakum dnukum wa liya dn(i).
Untukmu agamamu dan untukku agamaku.”
Bacaan Ayat Kursi
Allaahu Laailaaha illa huwal hayyul qayyuum. Laa ta'khudzuhu sinatuw walaa nauum. Lahuu maa fissamaawaati wamaa fil ardhi. Mangdzalladzii yasyfa'u 'indahuu illai bi idznih. Ya'lamu maa baina aiydiihim wamaa kholfahum walaa yukhiithuuna bisyayin min 'ilmihii illaa bimaa syaaa a. wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardho. Walaa yauduhuu khifdhuhumaa wa huwal'aliyyul 'adhiim.
Artinya: Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk, dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada seorang pun yang dapat memberi syafaat di sisi Allah melainkan dengan seizin-Nya. Allah mengetahui semua apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Mahatinggi lagi Mahabesar. (QS. Al Baqarah: 255).
Selain mengungkapkan segala keinginan kita setelah shalat hajat, terdapat bacaan doa yang dianjurkan untuk diamalkan. Berikut ini bacaan doa shalat hajat dikutip dari NU Online:
Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil karîmil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti rahmatik, wa ‘azâ’ima maghfiratik, wal ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin. La tada‘ lî dzanban illâ ghafartah, wa lâ hamman illâ farrajtah, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadhaitahâ ya arhamar râhimîn.
“Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih.”
Meskipun telah mengerjakan shalat hajat, bukan berarti semua keinginan akan diberikan oleh Allah SWT. Karena beberapa keinginan yang menurut manusia baik belum tentu baik di sisi Allah SWT. Melainkan Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Sebagai umat Islam yang taat, tugas kita yaitu menerima, menjalani dan mensyukurinya.
Demikian tadi tata cara shalat hajat lengkap dengan niat, surat pendek dan doa yang dibaca. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!