Suara.com - Ramai diperbincangankan banyak kalangan bahwa tes mata pelajaran jalur sbmptn dihapus. Jika dihapus, lantas apa tes penggantinya? Jika tes mata pelajaran jalur SBMPTN dihapus, ini penggantinya menurut Kemendikbud.
Sebelumnya diberitakan, Mendikbudristek menyampaikan ada tiga transformasi tes seleksi masuk PTN yaitu (1) seleksi nasional jalur prestasi, (2) seleksi nasional jalur tes, dan (3) eleksi mandiri oleh PTN.
Khusus untuk seleksi nasional jalur tes atau SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), Nadiem Makarim selaku Mendikbudristek (Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi) mengumumkan telah melakukan penghapusan tes mata pelajaran masuk PTN jalur SBMPTN pada tahun 2023 mendatang.
Adapun harapan Nadiem mengenai dihapusnya tes mata pelajaran jalur SBMPTN ini agar bisa memberikan rasa keadilan pada semua peserta tes masuk PTN (perguruan tinggi negeri). Selain itu, para peserta didik juga mempunyai kesempatan untuk berhasil di jalur seleksi nasional jalur tes.
''Karena seleksi nasional berdasarkan tes, di 2023 tidak ada lagi tes yang spesifik ke setiap mata pelajaran,'' tutur Mendikbudristek Nadiem Makarim melalui siaran live youtube (7/9/2022).
Pada skema SBMPTN terdahulu, para calon mahasiswa yang akan daftar ke PTN harus melewati serangkaian tes SBMPTN dari berbagai mata pelajaran. Ini secara tak langsung menimbulkan kualitas pembelajaran menurun. Selain itu, peserta didik juga jadi lebih sulit memperoleh kesempatan untuk berhasil ada jalur ini.
Adapun serangkaian tes SBMPTN yang diterapkan sebelum ada penghapusan di tahun 2023 mendatang yaitu sebagai berikut:
- Tes Mata Pelajaran TKA (Tes Kemampuan Akademik)
- Tes Kemampuan B. Inggris
- Tes Potensi Skolastik (TPS)
Nadiem menyampaikan bahwa ketiga tes masuk PTN pada UTBK SBMPTN tahun 2023 mendatang akan lebih disederhanakan. Jadi, tes mata pelajaran jalur SBMPTN dihapus dan diganti hanya menggunakan tes skolastik.
Nadiem juga menuturkan bahwa Tes Skolastik ini tidak ada hubungannya dengan hafalan materi mata pelajaran. Tapi tes ini cenderung herhubungan dengan potensi kognitif, penalaran matematika, literasi dalam bahasa Indonesia, dan literasi dalam bahasa Inggris.
Baca Juga: Menteri Nadine Makarim Umumkan Perubahan Aturan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Di Tiga Jalur
"Jadi didalamnya ada penalaran matematika, literasi dalam bahasa indonesia dan literasi dalam bahasa inggris, yang bukan kepada grammatikal, lebih kepada kemampuan logika dari pada teks tersebut, benar-benar literasi dan mengerti,''ucap Nadiem.
Demikian informasi mengenai tes mata pelajaran jalur sbmptn dihapus dan penggantinya tes skolastik untuk tes masuk PTN tahun 2023. Apa pendapatmu?
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Tes IQ: Temukan Seekor Gajah, jika Anda Mengaku Cerdas
-
Tes Psikologi: Gunakan Waktu 15 Detik untuk Pilih Satu Bulan pada Gambar Ini, Ketahui Kepribadian Anda yang Tersembunyi
-
Tes IQ: Anda Hanya Punya Waktu 20 Menit untuk Temukan Hati Tersembunyi di Antara Gajah
-
Tes IQ: Hanya Ada Waktu 25 Detik untuk Mengungkap Misteri Ini, Bisakah Anda Melakukannya?
-
Tengkorak atau Pabrik?Ketahui Perilaku dan Ciri-ciri Karakter Anda Dengan Menebak Gambar Ini
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan