Suara.com - Pemerintah Indonesia telah memutuskan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Sabtu (3/9/2022). Pengumuman kenaikan harga BBM tersebut dilakukan dengan tiba-tiba, yakni sekitar satu jam sebelum harga dinaikkan.
Kenaikan harga BBM tersebut lantas memicu gelombang protes dan aksi demo dari sejumlah kelompok masyarakat. Mulai dari sopir angkutan kota, buruh hingga mahasiswa.
Dalam sepekan setelah pemerintah menaikkan harga BBM, telah terjadi sejumlah aksi demonstrasi. Aksi unjuk rasa tak hanya di Jakarta, tapi juga di sejumlah daerah.
Tuntutan mereka sama, yakni batalkan kenaikan harga BBM, karena dinilai akan menyengsarakan rakyat banyak.
Seperti apa aksi demonstrasi tersebut? Berikut ulasannya.
1. Mahasiswa jebol kawat berduri aparat
Di Jakarta, aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM dipusatkan di dua titik, yakni Istana Negara dan Gedung DPR MPR pada Kamis (8/9/2022).
Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) tampak tertahan di area Patung Kuda Arjuna, Jakarta Pusat.
Mereka dihadang aparat kepolisian yang telah membentangkan kawat berduri untuk mencegah para mahasiswa menuju Istana.
Namun akhirnya kawat berduri tersebut berhasil dijebol oleh kelompok mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Meski berhasil menjebol kawat berduri, langkah mereka tetap tertahan oleh barikade aparat kepolisian.
2. Mahasiswa di Riau bawa poster 'JKW The Badman'
Aksi menolak kenaikan harga BBM juga dilakukan oleh mahasiswa Universitas Riau pada Kamis (8/9/2022). Aksi tersebut diikuti oleh ribuan mahasiswa dan mereka menggelar aksi di depan gedung DPRD Riau.
Dalam aksi itu, mahasiswa membawa sejumlah spanduk dan poster yang berisi kalimat bernada protes terhadap kebijakan keiankan harga BBM.
Namun satu poster yang mencuri perhatian adaah poster bergambar pahlawan super Batman, namun digambarkan dengan taring yang nampak berdarah.
Lalu pada poster tersebut tertera sebuah tulisan bernada provokatif, yakni ‘JKW THE BADMAN’.
Berita Terkait
-
Imbas BBM, Harga Beras dan Cabai di Tegal Ikut Melambung, Pembeli Pusing: Penghasilan Tidak Ikut Naik
-
Penyebab Harga BBM Subsidi Makin Mahal Saat Harga Minyak Dunia Turun
-
Geruduk DPR Demo Tolak Kenaikan BBM, Segelintir Orang Kibarkan Bendera Ar Rayah dan Al Liwa
-
Imbas Harga BBM Naik, Subsidi Transjakarta dari APBD DKI Jadi Meningkat Rp6,21 Miliar
-
Bansos BLT BBM Rp500 Ribu Mulai Disalurkan ke Warga Purwakarta
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?