Suara.com - Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional Megawati Soekarnoputri mengucapkan salam saranghaeyo saat berada di Jeju, Korea Selatan, Rabu (14/9/2022).
Momen ini terjadi saat mantan presiden RI itu menyaksikan penandatangan nota kesepakatan (MoU) antara Jeju National University dengan BRIN dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Dalam momen itu, Presiden JNU Kim Eel Hwan mengajak Megawati untuk berfoto dengan gaya finger heart, atau tanda cinta dengan jari telunjuk dan jempol setelah sesi foto gaya formal.
Tak hanya itu, Megawati juga diajak untuk memberikan salam saranghaeyo, yang dalam Bahasa Indonesia berarti "aku mencintaimu". Ibu Puan Maharani itu pun ternyata menyanggupinya.
Diketahui, finger heart memang sudah menjadi ciri khas dari negara Korea Selatan dan menjadi populer di dunia. Berbagai drama Korea dan para artis Negeri Ginseng tersebut turut mempopulerkan simbol cinta tersebut.
Setelah acara penandatanganan selesai, empat orang mahasiswi JNU asal Indonesia turut menghampiri Megawati untuk berfoto bersama Presiden ke-5 RI itu. Momen itu dimanfaatkan Megawati untuk berbincang-bincang dengan mereka.
"Sudah berapa lama kuliah di sini?" tanya Megawati ketika menghampiri para mahasiswi.
"Sudah jalan tiga bulan, Bu," jawab salah satu mahasiswi tersebut.
Megawati pun menyampaikan harapannya agar mahasiswi Indonesia itu berkuliah dengan lancar di Korea Selatan, mereka kemudian berfoto bersama.
Baca Juga: Sapa Penggemar Indonesia, Ji Chang Wook Siap Gelar Fanmeeting di Jakarta
Dalam kesempatan itu, giliran Megawati yang mengajak Kim untuk ikut berfoto bersama dan kembali memberi salam saranghaeyo.
Turut mendampingi Megawati dalam acara itu ialah Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, Duta Besar RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistyanto, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, dan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Rokhmin Dahuri. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Sapa Penggemar Indonesia, Ji Chang Wook Siap Gelar Fanmeeting di Jakarta
-
Mabuk Miras dan Lem di Jembatan Megawati, Remaja 16 Tahun Tusuk Pria Paruh Baya Hingga Tewas
-
MANTAP Shin Tae-yong Pesepakbola Paling Populer di Korea Selatan, Hampir Salip Son Heung-min
-
Kasus Covid-19 di Korea Selatan Melonjak Menjadi Lebih dari 90.000 Usai Liburan Chuseok
-
6 Fakta Menarik Tentang Yeonjun TXT, Trainee Legendarisnya Big Hit
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK