Suara.com - Partai NasDem hari ini, Senin (3/10/2022) akan mengumumkan nama tokoh yang bakal diusung sebagai capres di Pemilu 2024 mendatang. Dari sejumlah informasi, Ketua NasDem, Surya Paloh disebut-sebut bakan mengumumkan nama Anies Baswedan.
" Besok pengumuman di NasDem Tower, nama belum disebut, tapi tidak jauh dari yang selama ini jadi pembicaraan. Diumumkan langsung Pak Surya Paloh," ujar politisi Nasdem Zulfan Lindan, Minggu (2/1/2022).
Diketahui, awalnya pengumuman nama capres NasDem bakal diumumkan pada 10 November 2022 mendatang. Namun, desakan dari mitra calon koalisi disebut membuat NasDem mengumumkan nama capresnya lebih cepat.
"Karena ada desakan dari rekan koalisi lain, PKS dan Demokrat,... agar segera mengumumkan nama capres," katanya.
Sementara itu berdasarkan surat undangan yang beredar. Dalam deklarasi hari ini, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menginstruksikan semua petinggi partai hadir.
Instruksi tersebut tertuang dalam surat bernomor 161-UND/DPP-NasDem/X/2022 tanggal 2 Oktober 2022.
“Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem menginstruksikan kehadiran kakak pada kegiatan deklarasi bakal calon presiden dari partai NasDem,” tulis surat tersebut.
Surat ditujukan untuk lima devisi tertinggi partai NasDem yaitu ketua dan anggota Majelis Tinggi, Mahkamah Partai, Dewan Pakar, Dewan Pertimbangan, dan semua Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem.
Dalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa deklarasi akan berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ballroom Lantai 4 NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat.
Para petinggi partai jika diinstruksikan kompak menggunakan Jas kebanggaan partai berwarna biru tua, dengan bawahan bahan berwarna hitam. Mereka diharapkan datang lebih awal sebelum deklarasi.
Baca Juga: Politisi Muda NasDem Usul Usia Capres Minimal 21 Tahun, Tapi Jangan Cuma Modal Lulusan SMA
“Diharapkan kehadiran Kakak 30 menit lebih awal untuk swab antigen,” jelas surat tersebut.
Surat tersebut ditandatangani oleh Surya Paloh sebagai pemimpin tertinggi NasDem dan Johnny G. Plate sebagai Sekretaris Jenderal NasDem.
Berita Terkait
-
Foto di Bawah Baliho Puan Maharani Bertuliskan 2024 Menang Spektakuler Hattrick, Ganjar Pranowo: Siap!
-
Nikita Mirzani Bakal dukung Anies Baswedan jadi Presiden 2024
-
Kutuk Tragedi Kanjuruhan, Ahmad Sahroni Malah Dirujak Gegara Pasang Foto Berukuran Raksasa
-
Anies Baswedan: Pemuda Pancasila Memberikan Rasa Tenang dan Damai di Jakarta
-
Firli Bahuri Disebut Berupaya Jegal Anies Baswedan Nyapres 2024, Tokoh NU Beri Reaksi Keras
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Tangis Korban Hanania Travel Pecah di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah
-
Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan
-
Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG
-
Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar
-
Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M
-
Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan
-
Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG
-
Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi
-
MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!
-
Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra