Suara.com - Setidaknya 35 orang tewas dalam penembakan massal di Thailand pada Kamis (6/10/2022). Dari laporan media pemerintah itu, sebagian besar korban adalah anak-anak.
Melansir laman Anadolu, Jumat (7/10/2022), seorang pria bersenjata dilaporkan melepaskan tembakan secara acak ke sebuah pusat penitipan anak di provinsi timur laut Nong Bua Lam Phu.
Insiden penembakan massal tersebut menewaskan sedikitnya 35 orang, 24 di antaranya adalah anak-anak, lapor penyiar publik Thailand PBS News.
Media Thailand itu menambahkan bahwa 12 lainnya terluka dan kini sedang dirawat di rumah sakit.
Penyerang menggunakan pistol dan pisau dalam aksinya di pusat penitipan anak tersebut.
Setelah melakukan serangan itu, pelaku membunuh istri dan anak mereka sebelum bunuh diri.
Pelaku merupakan mantan perwira polisi berusia 34 tahun.
Berita Terkait
-
Buru Penyelundup Rokok Ilegal, Petugas Bea Cukai Malah Jadi Tersangka Penembakan Pengusaha Asal Batam
-
37 Orang Tewas Akibat Aksi Penembakan Massal di Thailand
-
Eks Polisi Thailand Tembak Anak-anak, Renggut 22 Jiwa
-
Mantan Polisi Jadi Pelaku Penembakan Massal yang Menewaskan 22 Anak
-
18 Orang Luka-luka Akibat Penembakan Massal di Thailand, Donor Darah Dibutuhkan
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta