Suara.com - Setiap tanggal 10 Oktober, dunia merayakannya sebagai Hari Kesehatan Mental atau yang populer dengan sebutan World Health Mental Day. Yuk simak 20 ucapan Hari Kesehatan Mental Sedunia berikut, untuk membantu mematahkan stigma sosial tentang kesehatan mental.
Merangkum berbagai sumber, kesehatan mental kerap disepelekan dan tak jarang dianggap sebagai aib. Padahal, kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik yang butuh perawatan juga pengobatan.
Hari Kesehatan Mental Sedunia bisa menjadi momen untuk menyadarkan dunia atas pendidikan kesehatan mental sehingga bisa melawan stigma sosial yang selama ini kerap mengiringi isu terkait kesehatan mental.
Untuk meramaikan perayaan Hari Kesehatan Mental Sedunia dan menyebarkan informasi tentang World Mental Health Day, yuk simak 20 ucapan yang dirangkum dari berbagai sumber di bawah ini.
20 Ucapan Hari Kesehatan Mental Sedunia
1. Jangan menyerah, ayo berikan yang terbaik untuk kesehatan jiwamu, kamu kuat kamu bisa! Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022.
2. Orang yang sehat mentalnya bisa hidup dengan bahagia. Jangan sepelekan itu. Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia!
3. Seperti kesehatan raga, kesehatan jiwa juga tak boleh kita abaikan. Kita harus mengasah kekuatan mental agar tak lemah oleh persoalan. Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia.
4. Jangan malu bercerita karena kita tak tahu, bisa saja kisahmu menginspirasi orang lain sehingga banyak orang lebih terbuka tentang kesehatan mental.
Baca Juga: 10 Oktober Jadi Hari Mental Health Seluruh Dunia, Bagaimana Sejarahnya
5. Sabar itu tidak ada batasnya tapi mental kita sering lemah dan membatasi kesabaran itu sendiri. Selamat Merayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia.
6. Menjaga kesehatan jiwa bisa dimulai dengan menerima keadaan dan mencintai diri sendiri. Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia.
7. Ingatlah, hidup kita tak bergantung pada ucapan orang. Sebaliknya, hidup kita tergantung pada mental dan ikhtiar kita sendiri. Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia.
8. Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia. Selalu ada harapan, bahkan ketika pikiran kita mengatakan TIDAK.
9. Kita mulai memahami diri kita sendiri ketika kita sudah tersesat. Jaga dirimu karena kesehatan mentalmu adalah yang terpenting.
10. Ketika orang lain tak peduli denganmu, hanya diri sendiri yang bisa merasakan. Ayo jaga kesehatan mental mulai sekarang. Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia!
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat