Langkah NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres pada 3 Oktober 2022 kemarin mengundang berbagai reaksi. Apalagi karena deklarasi itu tergolong jauh lebih cepat, bahkan dinilai terburu-buru, oleh sejumlah pihak.
Misalnya pengamat politik Prof Tjipta Lesmana yang blak-blakan mengaku pesimis akan kemenangan Anies dan NasDem di Pemilihan Presiden 2024.
Bukan hanya karena figur Anies yang dinilainya kurang menunjukkan prestasi selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Tjipta menilai Surya Paloh tak bakal menang karena terlampau terburu-buru mendeklarasikan capres.
Sebab saat ini NasDem belum membentuk koalisi dengan partai lain, padahal ada persyaratan presidential threshold sebesar 20 persen. Meski isu NasDem akan membentuk poros koalisi dengan PKS dan Partai Demokrat terus berembus kencang.
"Yang saya heran Pak Surya Paloh, Saya bertanya-tanya Surya Paloh ini kan join juga dengan PKS satu lagi Demokrat kok enggak hadir ini kan kepentingan bersama," kata Tjipta dalam sebuah diskusi daring di kanal YouTube inilah.com.
"Bagi Surya Paloh ini semau gue lah dia anggap enteng. Pertanyaan saya, Surya Paloh kalau bertempur mana bisa menang kan 20,2 persen (presidential threshold), sampai botak juga enggak bakal menang, dia musti join dong," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Libas Habis Ganjar sampai Anies, Pengamat Bongkar Sosok Rising Star di Pilpres 2024, Orang Dekat Jokowi Juga!
-
CEK FAKTA: Wagub DKI Jakarta Ogah Dukung Anies Nyapres Gegara Tahu Boroknya, Benarkah?
-
PSI wanti-wanti CLBK Anies dan Rizieq, Padahal saat Dipenjara Diacuhkan
-
Muncul Istilah 'Nasdrun' Buntut Deklarasi Anies, PKS: Polarisasi yang Rugikan Bangsa!
-
Anies Perlu Waspada ke Ganjar-Airlangga, Bisa Kalah Kalau Berpasangan dengan Sosok Ini
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita