Suara.com - Beredar di media sosial unggahan dengan klaim sebagai video yang memperlihatkan suasana sidang Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memanas saat membahas ijazah Jokowi.
Dalam unggahan tersebut bahkan terdapat klaim bahwa saat sidang banyak anggota DPR yang meminta interupsi.
Video tersebut diunggah di Facebook oleh netizen berakun Fiana pada Senin (10/10/22) lalu.
Dalam unggahannya, netizen ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Heboh! Ruang Sidang DPR Memanas Saat Bahas Ijazah Jokowi, Dipenuhi Interupsi."
Melalui thumbhnail video, terlihat keadaan ruang sidang DPR. Selain itu, juga terlihat analisis ijazah Jokowi yang ditampilkan di layar besar yang berada di depan ruang sidang.
"Sidang Memanas! Jadi Agenda Utama DPR dan MPR. Bahas Ijazah Palsu Jokowi Sidang Digelar Tertutup," keterangan yang ada di bagian thumbnail video.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: Petani Kesulitan Pupuk, Gus Muhaimin: Pemerintah Harus Hadir
Setelah ditelusuri, video berdurasi delapan menit empat puluh detik ini tidak berisi mengenai video suasana sidang yang membahas ijazah Jokowi.
Video tersebut merupakan kumpulan beberapa video dari beberapa peristiwa yang berbeda-beda sehingga tidak ada hubungannya dengan pembahasan soal ijazah Jokowi yang baru-baru ini ramai diperdebatkan.
Salah satu gambar, yaitu pada bagian thumbhnail video berasal dari foto yang dipublikasi oleh Suara.com pada 19 Mei 2018 silam.
Foto aslinya menampakkan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menyampaikan pidato pembukaan masa sidang ke V.
Foto tersebut lantas diedit sedemikian rupa sehingga membuat seperti suasana sidang DPR tersebut sedang membahas soal ijazah Jokowi.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa video dengan klaim DPR menggelar sidang tertutup untuk membahas soal ijazah Jokowi dan berujung memanas adalah hoaks.
Unggahan tersebut masuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
Petani Kesulitan Pupuk, Gus Muhaimin: Pemerintah Harus Hadir
-
Bobol 10 Masjid, Pria Ini Jual Pengeras Suara Hasil Curian di Facebook dan Marketplace
-
Anggota Komisi II DPR: Prinsip Dasar Pilkada Harus Dilaksanakan Demokratis
-
Setelah Gibran, Kini Giliran Kaesang Pangarep Beri Reaksi Soal Ijazah Jokowi: Bantah, Pokoknya Palsu!
-
PSSI dan PT LIB Bikin Mahfud Geram, DPR Segera Periksa Pihak-pihak Usut Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis