Suara.com - Sebuah unggahan video dengan klaim yang menyebutkan Ganjar Pranowo siap maju sebagai Capres 2024 mendatang. Presiden Jokowi bersama tokoh ulama NU bersatu siap memenangkan kontestan.
Pada video yang di posting Kanal Youtube dengan nama pengguna SKEMA POLITIK, nantinya sosok yang mendampingi Ganjar sebagai calon Wakil Presidennya adalah Menko Polhukam Mahfud MD.
"ULAMA NU BERSATU..!!! SIAP MENANGKAN MAHFUD MD & GANJAR PRANOWO," tulis judul pada video tersebut dikutip pada Senin, (24/10/2022).
Sedangkan, narasi pada thumbnail itu adalah 'DIDUKUNG JOKOWI & ULAMA, GANJAR PRANOWO SIAP MAJU PILPRES 2024'.
Berdasarkan thumbnail pada video, terlihat gambar Jokowi didampingi wakilnya Ma'ruf Amin. Tampak pula gambar Ganjar Pranowo dan juga Mahfud MD berdampingan. Mereka menggunakan setelan putih dan kopiah hitam.
Sementara itu, pada sisi bagian kiri terpampang gambar Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya yang merupakan ulama NU beserta tokoh NU lainnya.
Benarkan Ganjar-Mahfud MD maju Capres-Cawapres 2024?
Berdasarkan penelusuran tim pencari fakta, klaim pada video yang di posting adalah hoax atau bohong.
Penjelasan
Baca Juga: Kena Sanksi Teguran Lisan, Ganjar Janji Perbaiki Komunikasi Publiknya
Faktanya pada video dengan durasi 10:05 tersebut tidak berisi soal klaim yang ada di postingan. Unggahan ini berisi gabungan dari potongan video.
Pada awal video memperlihatkan wawancara Johnny G Plate yang memaparkan soal penunjukan calon wakil presiden. Setelah ditelusuri, video tersebut merupakan wawancara video lama di tahun 2019.
Saat itu Johnny G Plate masih berstatus sebagai Sekjen Partai NasDem. Sementara saat ini, dia menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma'ruf.
Berikutnya pada video memperlihatkan tayangan dari CNN Indonesia dengan narasumber PBNU Imam Pituduh yang membahas batalnya Mahfud MD sebagai Calon Wakil Presiden pendamping Jokowi, pada detik akhir pengumuman Calon Wakil Presiden.
Hingga akhir video tidak ada pernyataan soal klaim pada unggahan. Gambar thumbnail pada video juga hasil editan belaka.
Sebagaimana diketahui, PDI Perjuangan belum merekomendasikan nama untuk menjadi bakal Capres-Cawapres di pemilu 2024 nanti. Namun nama Ganjar Pranowo dan Puan Maharani digadang-gadang tengah bersaing untuk memperebutkan tiket capres dari Megawati.
Kesimpulan
Klaim yang menyebutkan Ganjar Pranowo siap maju sebagai Capres 2024 mendatang bersama Mahfud MD adalah hoax.
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Sebut Keputusan Penentuan Capres PDIP Ada Ditangan Megawati
-
Survei Ungkap Mayoritas Publik Ingin Capres 2024 Lanjutkan Program Jokowi
-
Dicalonkan PSI Jadi Wapres Ganjar Pranowo, Yenny Wahid: Nggak Penting, Jalani Saja!
-
Kena Sanksi PDIP Gegara Ungkapan Siap Nyapres, Ganjar Pranowo: Semua Kader Siap, Keputusan di Tangan Ketua Umum!
-
Rabu Dipanggil, Mantan Wali Kota Solo Siap Dibuang PDIP Gara-gara Dukung Ganjar Pranowo
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang