· Cetrizin (Sampharindo Perdana)
· Paracetamol (Mersifarma TM)
· Paracetamol (Kimia Farma)
· Paracetamol Syrup (Afi Farma)
· Paracetamol Drops (Afi Farma)
· Alerfed Syrup (Guardian Pharmatama)
· Amoxan (Sanbe farma)
· Amoxicilin (Mersifarma TM)
· Azithromycin Syrup (Natura/Quantum Labs)
Baca Juga: Unilever Tarik Sampo Kering Dove Hingga TRESemme Karena Ada Bahan yang Picu Kanker, BPOM Buka Suara
· Cazetin (Ifras Pharmaceutical Laboratories)
· Cefacef Syrup (Caprifarmindo Labs)
· Cefspan syrup (Kalbe Farma)
· Cetirizin (Novapharin)
· Devosix drop 15 ml (Ifras Pharmaceutical Laboratories)
· Domperidon Sirup (Afi Farma)
· Etamox syrup (Errita Pharma)
· Interzinc (Interbat)
· Nytex (Pharos)
· Omemox (Mutiara Mukti Farma)
· Rhinos Neo drop (Dexa Medica)
· Vestein (Erdostein) (Kalbe)
· Yusimox (Ifras Pharmaceutical Laboratories)
· Zinc Syrup (Afi Farma)
· Zincpro syrup (Hexpharm Jaya)
· Zibramax (Guardian Pharmatama)
· Renalyte (Pratapa Nirmala)
· Amoksisilin (-)
· Eritromisin (-)
Anggota DPR nilai kinerja pemerintah belum maksimal
Meski berencana mempidanakan dua perusahaan farmasi dan telah menetapkan 30 obat yang aman untuk dikonsumsi, anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi masalah kesehatan, Saleh partaonan Daulay menilai, langkah pemerintah dalam menangani kasus gagal ginjal akut pada anak belum maksimal.
Menurut dia, dalam menangani masalah ini, masih ada saling lempar tanggung jawab antara Kementerian Kesehatan dan Badan POM.
"Menurut pantaun kami, pemerintah belum bekerja maksimal. Masih saling tunggu, antara Kemenkes dan BPOM belum bersinergi. Malah cenderung ada kesan saling menyalahkan," kata Saleh dalam keterangannya, Senin (24/10/2022).
Saleh yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional DPR RI tersebut menilai, menurut aspirasi yang ia terima ketika masa reses terdahulu, masyarakat mengaku resah dengan adanya kasus gagal ginjal akut pada anak.
Karena itu ia mendesak Kementerian Kesehatan untuk segera menangani kasus gagal ginjal akut ini yang terjadi di tengah masyarakat.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Unilever Tarik Sampo Kering Dove Hingga TRESemme Karena Ada Bahan yang Picu Kanker, BPOM Buka Suara
-
Update Terbaru Daftar Obat Sirup yang Aman Dikonsumsi Menurut BPOM
-
Pemerintah Klaim Kebijakan Penghentian Penggunaan Obat Sirop Efektif Kurangi Kasus Gagal Ginjal Akut
-
Perusahaan Obat Minta Evaluasi Menyeluruh Atas Gangguan Ginjal Akut
-
Obat Gangguan Ginjal Akut Diberikan Gratis Kepada Pasien
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu