4. Tidak Tersedia Pemeriksaan Keamanan
WhatsApp resmi secara berkala melakukan monitor keamanan para penggunanya untuk menjaga keamanan penggunanya. Tindakan tersebut membantu mencegah risiko terjadinya peretasan keamanan privasi pengguna WhatsApp. Sementara itu, WhatsApp GB tidak memeduli keamanan para penggunanya.
5. Tidak Ada Fitur Back-up
WhatsApp resmi dibekali dengan fitur back-up yang berfungsi untuk mencadangkan pesan. Hal ini dapat membantu mengamankan data-data penting Anda jika berganti perangkat. Sementara itu, WhatsApp GB tidak dibekali fitur back-up sehingga data-data milik Anda terancam menghilang saat berganti perangkat.
6. Tidak Tersedia Update Otomatis
WhatsApp GB tidak menyediakan update sistem secara otomatis sehingga para pengguna WA GB harus melakukan update sistem secara manual melalui berkas APK yang tersedia di website tertentu. Website tersebut tentu saja bisa mengandung malware berbahaya.
Demikian ulasan mengenai apa itu WA GB lengkap dengan bahaya menggunakan WA GB yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Baca Juga: Jaga-jaga Whatsapp Error, Ini Cara Buat Grup di Telegram
Berita Terkait
-
Jaga-jaga Whatsapp Error, Ini Cara Buat Grup di Telegram
-
Whatsapp Down, APJII Usul Pemerintah Buat Aplikasi Pesan Online Asli indonesia
-
Siap-siap, Pengguna WhatsApp Bisa Blur Informasi Sensitif dari Gambar yang Dikirim
-
WhatsApp Down Akibat Ulah Rusia?
-
Link Download Whatsapp Business, Apa Saja Fungsinya?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat