Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen sempat melakukan komunikasi terkait penyelenggaraan Konferensi TIngkat Tinggi (KTT) G20 di Bali yang akan berlangsung minggu depan.
Dalam kesempatan tersebut, Von der Leyen dipastikan akan hadir dalam pertemuan puncak G20.
"Berdiskusi dengan baik melalui telepon dengan Presiden von der Leyen @vonderleyen dari Komisi Eropa," kata Jokowi melalui akun Twitternya @jokowi pada Jumat (4/11/2022).
Jokowi lantas memberikan apresiasinya untuk Presiden von der Leyen yang mau menghadiri KTT G20.
"Menghargai dukungan penuh Komisi Eropa terhadap Presidensi G20 Indonesia," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga menyampaikan pesan kepada von der Leyen yang akan ditemuinya di Bali.
"Sampai jumpa di Bali, Presiden von der Leyen."
Tiga Kepala Negara Belum Konfirmasi
Sementara itu, Jokowi mengungkapkan masih ada tiga pemimpin negara yang belum konfirmasi perihal kehadiran di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November ini. Namun ia tidak menyebut siapa tiga pemimpin yang dimaksud.
Baca Juga: Disinyalir Dampak KTT G20, Perputaran Uang di Bali Meningkat Hingga Capai Rp 13 Triliun
Jokowi mengaku bakal menghubungi tiga pemimpin negara itu untuk mendapatkan konfirmasi.
"G20 tinggal tiga (pemimpin negara) yang belum, nanti akan saya telepon mengkonfirmasi kedatangan beliau-beliau," kata Jokowi usai meninjau pameran Indo Defence 2022 Expo dan Forum di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/11/2022).
Meski begitu, Jokowi mencatat sudah ada sekira 17 hingga 18 pemimpin negara yang mengonfirmasi akan hadir pada KTT G20. Menurut Jokowi, jumlah itu bisa dinilai banyak. Terlebih menurutnya situasi global yang tengah sulit ini mereka masih menyempatkan diri untuk hadir pada KTT G20.
Kepala Negara menganggap kalau kehadiran mereka sebagai bentuk kehormatan bagi Indonesia yang menjadi Presidensi KTT G20.
"Artinya di situasi sangat sulit sekali, beliau-beliau datang itu sebuah kehormatan bagi kita."
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Pengamat: Pernyataan 'Peras Darah' Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi
-
Strategi 'Hukum Dompet', Jurus Paksa Warga Jakarta Pakai Transportasi Umum
-
KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama
-
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
-
Jakarta Tak Pernah Selesai dengan Macet, Pengamat: Kesalahan Struktur Ruang Kota
-
KPK Ungkap Modus Baru Gratifikasi Hakim PN Depok, Rp 2,5 Miliar Disamarkan Lewat Money Changer