Menurut Kamaruddin, pernyataan tim kuasa hukum Sambo tersebut terkesan mengada-ada dan tidak ada kaitannya dengan kasus pembunuhan berencana.
Ia malah berbalik bertanya, apakah orang orang yang memiliki kepribadian ganda boleh dibunuh.
"Brigadir J punya kepribadian ganda? Ha-ha-ha.... Yang punya kepribadian ganda itu si Sambo. Kenapa jadi Brigadir J? Jadi, kalau orang diduga punya kepribadian ganda boleh dibunuh gitu?" kata Kamaruddin saat dihubungi awak media.
"Bodoh sekali dia, apa hubungannya dengan pembunuhan?" imbuhnya.
Ia menduga, tudingan itu dilontarkan oleh tim kuasa hukumSambo bertujuan untuk meringankan hukuman para trdakwa.
Brigadir J terbukti sehat secara mental
Kamaruddin lalu menyatakan, kalau Brigadir J telah terbukti memiliki kesehatan mental yang prima sejak lahir.
Menurut kamaruddin, untuk membuktikan hal tersebut sangatlah mudah, yakni diterimanya Brigadir J di kepolisian, di mana seleksi untuk menjadi polisi sangatlah ketat.
"Iya (sehat), dia lahir sehat. Diterima polisi. Tidak mudah diterima polisi seleksinya ketat, ada dokter dan sebagainya. Kemudian dibunuh Ferdy Sambo dibikin penyakitnya, masuk akal nggak?" tuturnya
Menurut dia, bukti tersebut secara otomatis mementahkan tudingan tim kuasa hukum Ferdy Sambo yang menyatakan Brigadir J memiliki kepribadian ganda.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Ulahnya Bikin Anggota Batal Nikah, Ferdy Sambo Berkaca-kaca Minta Maaf ke Para Ajudan: Mereka Anak-anak Saya
-
Tepis Adzan Romer, Putri Candrawathi Klaim Tak Lihat Jenazah Yosua Bersimbah Darah
-
JPU Mencari Kebenaran Soal Dugaan Putri Candrawathi Miliki Senjata
-
Video Ultah Pernikahan Sambo-Putri Diputar di Sidang, Brigadir Yosua Muncul Bawa Kue dan Nasi Tumpeng
-
'Putri Candrawathi Miliki Senjata Api?' Cecar JPU ke Daden Eks Ajudan Ferdy Sambo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bahas Dinamika Bangsa, KSP Dudung Sampaikan Pesan Khusus untuk Para Purnawirawan
-
Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!
-
Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?
-
Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain
-
Tiyo Ardianto Sebut Pelaporan Dirinya Jadi Ajang Cari Muka ke Presiden Prabowo
-
John Lennon hingga Tulkuyem: Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran Demi Muluskan Suap Tambang!
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela