Tak hanya itu, Damson juga mengungkap Yosua adalah sosok yang cukup temperamental hingga sering main ke tempat hiburan malam. Bahkan menurutnya Brigadir J memiliki nama khusus yang dipakai disana, yaitu Alex.
"Kalau untuk nama malamnya itu Bang Alex," ujar Damson.
Damson mengaku, biasanya Yosua mengajaknya main ke tempat hiburan semacam itu pada Sabtu malam sekitar pukul 00.00 sampai 03.00 WIB. Yosua, lanjutnya, seringkali membeli minuman alkohol dengan total biaya paling besar Rp 15 juta.
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menanggapi keterangan Damson yang menurutnya fitnah. Ia dengan tegas meminta jaksa dan hakim menuntut hukuman mati.
"Saya mengatakan, fitnah tidak mengurangi hukuman. Fitnah tidak meringankan hukuman. Justru saya mendorong hakim dan jaksa tuntut hukuman mati, jatuhi hukuman mati," tegas Kamaruddin, dikutip pada Kamis (10/11/2022).
Tak hanya Kamaruddin, publik juga dibuat kesal dengan penuturan Damson. Mereka memilih tidak percaya dan menganggap hal tersebut hanya menghambat proses persidangan para tersangka.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Febri Diansyah Bongkar Hubungan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Memen Brigadir J Disuapi Istri Jenderal Jadi Tontonan
-
7 Kejadian Aneh Sopir Ambulans Saat Hendak Bawa Mayat Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo, Dituntun Orang Tak Dikenal Hingga Jenazah yang Bolong
-
Kuasa Hukum Sesalkan Tudingan ke Brigadir J: Sudah Dihabisi Nyawanya, Kini Dibunuh Karakternya
-
'Jeder', Brigadir J Banting Pintu dengan Muka Marah, Kesaksian ART Susi Pergoki Almarhum di Rumah Magelang
-
Putri Ferdy Sambo Posting Foto Bersama Ayah, Netizen Beri Semangat: Semua Pasti Berlalu
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik