Suara.com - Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau Munas HIPMI di Solo yang berakhir ricuh masih jadi perbincangan. Bagaimana tidak, acara musyawarah itu diwarnai dengan aksi adu jotos yang dilakukan anggotanya.
Peristiwa yang menjadi viral itu pun mendapatkan kritikan tajam dari President of Nusantara Foundation sekaligus Imam Besar Islamic Center New York, Imam Shamsi Ali.
Shamsi Ali mengatakan bahwa adu jotos dan keributan yang dilakukan sejumlah anggota HIPMI tersebut sangat memalukan dan tidak dewasa. Menurutnya, HIPMI seharusnya bisa mencontoh Muhammadiyah dalam melakukan musyawarah.
"Mereka ini harus belajar dari Muhammadiyah bermusyawarah. Mereka tidak dewasa dan memalukan," kritik Shamsi Ali seperti dikutip dari Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Selasa (22/11/2022).
Kericuhan itu, kata Shamsi, sangat memalukan dan tidak seharusnya terjadi. Apalagi, acara tersebut dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
"Apalagi acara di Solo ini juga dibuka oleh Presiden sehari setelah membuka Muktamar Muhammadiyah di kota yang sama," tambahnya.
Sebagai informasi, video kericuhan yang menunjukkan adanya anggota HIPMI yang saling adu jotos beredar luas di media sosial. Kejadian itu sampai memicu kecaman dari publik.
Berita Terkait
-
Tiga Orang Saksi Diperiksa Polisi Terkait Kericuhan Munas HIPMI di Kota Solo
-
Sukses Jadi Tuan Rumah Muktamar Muhammadiyah, Gibran Sentil Acara Munas HIPMI yang Ricuh: Kita Tunggu Saja!
-
Kasus Adu Jotos di Munas HIPMI Sedang Diusut Polisi
-
Pengusaha Muda Adu Jotos di Munas HIPMI Bikin Malu, Baca Nih 5 Tips Redam Amarah Saat Ada Perbedaan Pendapat!
-
Wapres Ma'ruf Amin Buka Suara Soal Adu Jotos di Munas HIPMI: Itu Darah Muda
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029