Suara.com - Sebanyak tiga warga asal Tidore merasakan proses operasi caesar di atas kapal perang RI. Nama anak mereka lantas diberikan langsung oleh KSAL Laksamana Yudo Margono.
Tiga ibu tersebut menjadi peserta kegiatan Bakti Kesehatan Surya Bhaskara Jaya (SBJ) TNI AL yang diselenggarakan di atas KRI dr. Wahidin Sudirohusodo (WSH) – 991 di Dermaga Trikora, Tidore, Maluku Utara. Kamis (24/11/2022).
Ketiga ibu yang berhasil dibantu proses kelahirannya melalui operasi caesar tersebut adalah Rini Muriyawati yang melahirkan bayinya pada pukul 08.45 WIT, Hafni Akadir pada pukul 09.48 WIT dan Zulaikha Muksin pada pukul 11.25 WIT. Kejadian menarik ini lantas mendapatkan atensi langsung KSAL Yudo, di mana atas persetujuan orang tua bayi, Yudo langsung memberi nama kepada ketiga bayi yang lahir diatas KRI WHS-991 yang juga merupakan salah satu kapal jenis Bantu Rumah Sakit (BRS) milik TNI AL tersebut.
Ketiga nama yang dipilih Kasal adalah Wahidin Baskara yang diberikan kepada bayi dari pasangan Zulaikha Muksin dan Rauf Abdulrahim, Navy Suryawati diberikan kepada bayi dari pasangan Hafni Akadir dan Syarifudin Ali dan Navy Jaleswari diberikan kepada bayi dari pasangan Rini Mulyawati dan Iswan. Hingga saat ini kondisi baik Ibu dan bayi semuanya dalam keadaan sehat dan masih berada di atas KRI WSH-991 untuk proses pemulihan pasca operasi serta terus dipantau perkembangan kesehatan ibu dan bayinya.
Dalam pelaksanaan Bakti Kesehatan yang dilaksanakan mulai tanggal 24-26 November 2002 yang dihadiri oleh ribuan masyarakat Tidore ini, TNI AL berkolaborasi dengan Dinkes Kota Tidore dan RSUD Kota Tidore yaitu dengan mengerjakan pengobatan umum, pengobatan gigi, operasi katarak, operasi major, operasi bibir sumbing, pelayanan Keluarga Berencana Metode Operasi Wanita (MOW), Metode Operasi Pria (MOP), kebidanan (Obsgyn), donor darah dan khitan/bedah minor yang semuanya dilaksanakan di atas KRI WSH-991.
Kegiatan SBJ yang dipimpin langsung oleh Dansatgas SBJ Kolonel Marinir Budi Santosa dan Wadan Satgas Kolonel Laut (K) dr. Rudi P. Napitupulu ini sesuai dengan perintah KSAL Yudo kepada seluruh jajaran TNI AL bahwa dimanapun TNI AL berada harus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Berita Terkait
-
Sejarah Hari Ini: Mengenal Komar-Class, Kapal Cepat Rudal Pertama yang Dimiliki TNI
-
Punya Uang Banyak, Ini 10 Artis Melahirkan di Luar Negeri
-
10 Momen Alshad Ahmad Rawat Bayi Harimau Berumur Tiga Hari, Bawa Seorang Ahli dari Afrika
-
Gracia Indri Melahirkan Putri Pertama di Belanda, Warganet Senggol Mantan Suami
-
Ratusan Penumpang Terjebak di KM Mutiara Timur 1 yang Terbakar, TNI AL Langsung Kerahkan KRI untuk Evakuasi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF
-
Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan
-
Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon
-
Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai