Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mencatat adanya gempa susulan yang mengguncang daerah Cianjur pada Minggu (27/11/2022) subuh hari.
BMKG mencatat, gempa dengan kekuatan magnitudo 2,4 mengguncang Kabupaten Cianjur dengan posisi 7 km sebelah barat daya daerah itu pada pukul 04.20 WIB.
Menurut BMKG, gempa itu berpusat di darat dengan kedalaman sekitar 10 kilometer dan dirasakan dengan skala MMI II di wilayah Cianjur, Cilaku, Karangtengah dan Warungkondang.
Sejumlah gempa susulan memang masih kerap muncul pasca-terjadinya gempa di Cianjur beberapa waktu lalu. Para petugas juga masih berjibaku mencari sejumlah korban yang belum ditemukan.
Diketahui, berdasarkan laporan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto per hari Jumat tanggal 25 November 2020 tercatat ada 310 orang meninggal dunia akibat gempa Cianjur. Sementara ada 24 orang yang belum ditemukan.
Jumlah itu setelah ada tambahan 17 korban tewas yang berhasil dievakuasi petugas. Dari jumlah 17 korban itu, 8 di antaranya sudah teridentifikasi dan merukapan warga Cugenang, Cianjur. Sementara sisanya 9 korban belum teridentifikasi.
Berita Terkait
-
Tim DVI Polri Ungkap Kesulitan Identifikasi Korban Gempa Cianjur, Salah Satunya Kondisi Jasad Yang Rusak
-
Song Joong Ki Mengajak Para Fans Untuk Mendoakan Korban Gempa Bumi Di Cianjur
-
Prediksi Cuaca 27 November 2022, Bogor, Depok dan Cianjur Hujan
-
27 Balita dan 15 Anak-anak Meninggal Dunia Akibat Gempa Cianjur
-
Picu Kemacetan Panjang, Pemkab Cianjur Minta Donatur Tidak Salurkan Langsung Bantuan ke Lokasi Bencana
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor