Suara.com - Sebuah video yang diunggah oleh akun Youtube musisi Ahmad Dhani Official mendadak menjadi viral. Di dalam video tersebut, terlihat Ahmad Dhani sedang bertegur sapa dan bercengkrama dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuk Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok usai Konser Dewa 19.
Dhani yang terlihat tidak canggung pun menyalami Ahok yang sedang duduk. Keduanya terlihat akrab dan saling bertukar nomor telepon.
Momen ini pun mendadak jadi perbincangan publik karena keduanya diketahui sempat berseteru pada tahun 2017 lalu. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi diantara keduanya?
Perseteruan keduanya ini terjadi setelah Ahok sempat diprotes akibat tuduhan penistaan agama yang dilakukannya saat safari ke Kepulauan Seribu. Ucapan Ahok yang dinilai mencederai ayat-ayat Al Quran pun mendapat protes keras dari masyarakat terutama yang beragama Islam.
Tak hanya masyarakat, para tokoh agama beserta publik figur pun ikut menanggapi hal ini. Ahmad Dhani merupakan salah satu orang yang cukup vokal untuk menyuarakan pendapatnya soal pernyataan Ahok.
Protes yang dilakukan Dhani pun juga berlanjut di media sosial. Dhani bahkan sempat menyebut pendukung Ahok sebagai orang yang bodoh.
"Iya, karena menurut saya yang membela Ahok itu bodoh. Udah jelas dia menistakan agama kok dibela". ujar Dhani dalam pernyataan tertulisnya.
Protes terhadap Ahok ini juga menimbulkan gerakan masif di ibukota lewat gerakan Bela Islam 212. Aksi damai yang melibatkan puluhan ribu demonstran dari berbagai daerah di Indonesia ini menuntut pemerintah untuk memenjarakan Ahok. Tak ingin kehilangan momen, Dhani pun ikut mengomentari hal ini sebagai ujian terhadap pemerintah.
"Soal demo (Aksi 212), itu ujian buat pemerintah. Kalo pemerintah nggak memenjarakan Ahok, berarti pemerintah gagal dalam artian menegakkan keadilan" lanjut Dhani.
Baca Juga: Habib Jafar Sebut Banyak Milenial Gak Salat Tapi Giliran Agamanya Dihina Terdepan Marah-marah
Akibat protes yang cukup keras dan laporan dari berbagai pihak, Ahok pun diadili dan dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama dan dihukum kurungan penjara selama 2 tahun sejak 9 Mei 2017.
Hal ini pun juga mendapat komentar dari Dhani karena menganggap hal tersebut setimpal dengan pernyataan Ahok yang menyindir ayat suci Al -Quran.
Kurang lebih 1 tahun 8 bulan menjalankan hukuman kurungan, akhirnya Ahok bebas pada bulan Januari 2019. Dhani pun ikut mengomentari bebasnya Ahok dari kurungan penjara ini.
"Ahok sudah kembali fitrah. Karena kan sudah menjalani hukuman (penjara)" ujar Dhani pada Rabu, (23/01/2019) lalu.
Kini, keduanya tampak begitu akrab seolah tidak pernah berseteru sebelumnya dan membuat warganet banyak yang berkomentar positif atas kebersamaan keduanya.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Habib Jafar Sebut Banyak Milenial Gak Salat Tapi Giliran Agamanya Dihina Terdepan Marah-marah
-
Viral, Momen Ahok Bertemu Ahmad Dhani, Ngobrol Santai hingga Tukeran Nomor HP
-
Heru Budi Batasi Usia PJLP Pemprov DKI Usai Ubah Pergub Ahok, Maksimal Sampai 56 Tahun
-
Ahmad Dhani Unggah Momen Ketemu Ahok, Netizen: Sama-Sama Berjiwa Besar
-
Beda Salaman Anies dan Ahok di Pernikahan Kaesang Bikin Salfok, Satunya Langsung Turun Lainnya Mandek
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT