News / Nasional
Selasa, 13 Desember 2022 | 19:48 WIB
Febri Diansyah, pengacara Ferdy Sambo di PN Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2022). [Magang/Rayfa Utomo]

"Sebelum saudara di BAP, apakah saudara membuat surat pernyataan? Saya tidak menanyakan tanggal 6, pernah membuat surat pernyataan di tanggal 5 (BAP)?," cecar Arman kembali.

"Itu masih bohong (keterangan tanggal 5 Agustus)," papar Richard.

Arman lantas mencecar keterangan bohong apa yang dituliskan Richard dalam BAP tanggal 5 Agustus 2022. Richard enggan menjawab lebih lauh terkait hal tersebut.

"Saudara berbohong apa?" tanya Arman.

"Berbohong bahwa saya tulis, dan saya jujur di tanggal 6 itu," ujar Richard.

"Tanggal 5 yang berbohong itu apa saudara lupa, tanggal 6 ingat?" tanya Arman kembali.

"Tanggal 6 ya, yang saya jelaskan," jawab Richard.

Arman lalu menjelaskan jika Richard dalam BAP-nya tanggal 5 Agustus 2022 telah menyebut Sambo merupakan algojo tunggal penembak Yosua. Richard pun akhirnya mengakui hal tersebut.

"Saya ingatkan saudara pada tanggal 5, saudara di BAP menyampaikan dalam BAP tersebut saudara tidak menembak. Nanti kami perlihatkan yang mulia, bahwa yang menembak terdakwa (Ferdy Sambo) semuanya, benar tidak?" tanya Arman.

Baca Juga: Ferdy Sambo Bantah Kesaksian Bharada E Terkait Perempuan Menangis di Rumahnya, Gini Pendapat Publik

"Siap bapak, di tanggal 5 iya (keterangan BAP)," ucap Richard.

Kemudian, Arman menanyakan mengapa Richard berani berbohong pada saat itu. Tanpa alasan yang jelas, Richard berbohong tanpa diminta oleh pihak manapun.

"Kenapa saudara berbohong?" tanya Arman.

"Karena masih bohong," jawab kembali Richard.

"Ya bukan, siapa yang menyuruh berbohong?" cecar Arman.

"Tidak ada yang nyuruh," tegas Richard.

Richard mengatakan dirinya sempat satu bulan berpegang dengan keterangan bohong tersebut. Dimulai sejak 8 Juli 2022 di hari Yosua tewas di Duren Tiga.

"Selama satu bulan bapak, saya berbohong," ucap Richard.

Arman lalu bertanya apakah kebohongan Richard ini merupakan bagian dari skenario yang dirancang oleh Sambo. Dengan singkat, dia berbohong tanpa alasan yang jelas.

"Saya tanya yang ini bukan skenario, di tanggal 5? tidak ada yang nyuruh?" tanya Arman.

"Tidak ada," singkat Richard.

"Tujuannya berbohong untuk apa?" kata Arman.

"Tidak ada tujuan bapak," jawab kembali Richard.

Load More