Suara.com - Lagu Maju Tak Gentar adalah lagu nasional yang wajib diketahui oleh bangsa Indonesia. Namun kadang masih saja kita lupa lirik lagu Maju Tak Gentar.
Sebab lagu ciptaan Cornel Simanjuntak atau C.Simanjuntak ini memiliki lirik dengan syair yang berulang-ulang. Sering kali lirik lagu Maju Tak Gentar terbolak-balik ketika dinyanyikan.
Meskipun begitu makna lirik Maju Tak Gentar sangat dalam. Dikutip dari Digstraksi--jaringan Suara.com, lagu ini menggambarkan bagaimana semangat dan perjuangan dari rakyat Indonesia dalam mengusir atau melawan para penjajah yang menjajah negara Indonesia.
Namun lagu Maju Tak Gentar pun masih relevan di zaman sekarang. Sebab liriknya pun mengandung pesan yang tidak lekang oleh waktu.
Misalnya pada bagian "Maju tak gentar..Membela yang benar". Makna yang terkandung dalam lagu ini adalah semangat dalam rangka membela tanah air, dan pantang menyerah, tanpa mundur selagi kita benar.
Maka dari itu kita perlu hafal lirik lagu Maju Tak Gentar. Berikut lirik lagu nasional ciptaan C.Simanjuntak
Lirik Lagu Maju Tak Gentar
Maju tak gentar
Membela yang benar
Maju tak gentar
Hak kita diserang
Maju serentak
Mengusir penyerang
Maju serentak
Tentu kita kita menang
Baca Juga: Lirik Lagu Natal 'O Holy Night' oleh Mariah Carey
Reff :
Bergerak, bergerak
Serentak, menerkam
Menerkam, menerjang terjang
Tak gentar, tak gentar
Menyerang, menyerang
Majulah, majulah menang
Mengenal C.Simanjuntak
Pencipta lagu-lagu nasional ini lahir di Pematangsiantar, Sumatra Utara, 1921. Ia meninggal di usia 25 tahun.
Cornel Simanjuntak meninggal di Yogyakarta, 15 September 1946. Lagu-lagu ciptaannya banyak yang bertema patriotik dan heroik.
Hal itu tak lepas dari pengalaman perang yang dialami Simanjuntak. Tahun 1945-1946, ia berperang melawan tentara Gurkha/Inggris.
Lagu ciptaan C.Simanjuntak diantaranya:
- Tanah Tumpah Darah
- Maju Tak Gentar
- Pada Pahlawan
- Teguh Kukuh Berlapis Baja
- Indonesia Tetap Merdeka
Demikian penjelasan tentang lirik lagu Maju Tak Gentar dan sosok penciptanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen