Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis (15/12/2022). Dari pihak KPK diwakili oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata untuk menemui Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono beserta jajarannya di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Heru mengatakan, kedatangan Alexander bertujuan untuk menghadiri rapat koordinasi pencegahan korupsi Pemprov DKI dengan KPK yang digelar di ruang pola, Balai Kota DKI.
Kedua pihak melakukan diskusi dan koordinasi untuk melakukan pencegahan korupsi di lingkungan Pemprov DKI.
"Hari ini adalah acara yang dikoordinir oleh Inspektur untuk bisa koordinasi dalam rangka pencegahan. Jadi nanti diskusi hal-hal apa yang memang harus dicamkan dan tanya jawab ya," ujar Heru setelah acara.
Dalam diskusi ini, kata Heru, pihak KPK disebutnya akan mengirimkan Satuan Tugas (Satgas) untuk Pemprov DKI dalam rangka membantu pencegahan korupsi.
"Pak Alexander Marwata juga tadi menegaskan bahwa kami Pemprov DKI Jakarta nanti akan didukung oleh beberapa satgas dalam perjalanan di tahun 2023," ucapnya.
Sementara itu, Alexander mengaku tidak hanya melakukan rapat koordinasi dengan Pemprov DKI saja. Pemerintahan daerah lain disebutnya juga melakukan hal serupa dengan menggandeng KPK.
"Jadi Pemprov DKI ini yang terakhir Provinsi terakhir dari program kami untuk melakukan rapat koordinasi dengan seluruh pemerintah daerah," pungkasnya.
Baca Juga: KPK: OTT Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Terkait Suap Alokasi Dana Hibah
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK