Kombes Hadi mengungkap bahwa motif yang mendasari Riza untuk menghabisi nyawa LS adalah gegara sakit hati.
Riza sempat mengajak LS untuk pacaran namun permintaan tersebut ditolak. Adapun Riza dibuat saki hati hingga emosi lantaran LS menolaknya gegara disebut sumbing.
"Iya benar sudah ditangkap oleh tim Buncil (Bunuh Cilik), Jahtanras Krimum Polda Sumut. Pelaku tersinggung dan sakit hati karena ucapan korban yang mengatakan cacat dan sumbing," jelas Kombes Hadi.
Jenazah LS ditemukan oleh warga
Riza berhasil dibekuk usai polisi berhasil mengidentifikasi jenzah LS. Adapun LS kala itu masih mengenakan seragam dengan sebuah dasi yang melilit di lehernya.
Salah seorang rekan ayah korban berinisial AS mengenali jenazah LS dan memberikan keterangan ke kepolisian.
Ibu korban juga sempat mencari keberadaannya yang lama tidak ada kabar ke teman LS. Teman LS tersebut menyebutkan bahwa LS sedang keluar untuk menemui pelaku.
Sang ibunda juga kini menanti keadilan agar pelaku dihukum seberat-beratnya.
Kontributor : Armand Ilham
Baca Juga: Heboh Penemuan Mayat Wanita Tanpa Tanda Pengenal Di Jembatan Pari Bogor
Berita Terkait
-
Sesal Ferdy Sambo: Saya Salah, Saya Tidak Tahu Harus Bagaimana Membalas Dosa Saya
-
Usai di Tebing Tinggi, Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Medan Polonia
-
Minta Kasus Ditangani Apa Adanya, Ini Arahan Sambo ke Hendra Kurniawan Usai Ketemu Kapolri
-
Dicari Warganet se-Indonesia, Bobby Nasution Unggah Video Menggemaskan Nahyan Usai Santap Sate
-
Heboh Penemuan Mayat Wanita Tanpa Tanda Pengenal Di Jembatan Pari Bogor
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah