News / Nasional
Senin, 19 Desember 2022 | 19:04 WIB
Sri Sultan Hamengkubuwono IX

6.       Menteri Pertahanan pada masa RIS (20 Desember 1949 – 6 September 1950)

7.       Wakil Perdana Menteri pada Kabinet Natsir (6 September 1950 – 27 April 1951)

8.       Ketua Dewan Kurator Universitas Gajah Mada Yogyakarta (1951)

9.       Ketua Dewan Pariwisata Indonesia (1956)

10.   Ketua Sidang ke 4 ECAFE (Economic Commision for Asia and the Far East) dan Ketua Pertemuan Regional ke 11 Panitia Konsultatif Colombo Plan (1957)

11.   Ketua Federasi ASEAN Games (1958)

12.   Menteri/Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (5 Juli 1959)

13.   Ketua Delegasi Indonesia dalam pertemuan PBB tentang Perjalanan dan Pariwisata (1963)

14.   Menteri Koordinator Pembangunan (21 Februari 1966)

Baca Juga: Mengintip Gelimang Harta Soeharto, Lebih Kaya dari Sultan HB IX?

15.   Wakil Perdana Menteri Bidang Ekonomi 11 (Maret 1966)

16.   Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (1968)

17.   Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia/KONI (1968)

18.   Ketua Delegasi Indonesia di Konferensi Pasific Area Travel Association (PATA) di California, Amerika Serikat (1968)

19.   Wakil Presiden Indonesia (25 Maret 1973 – 23 Maret 1978)

Kekayaan Sri Sultan HB IX

Sri Sultan HB IX dikenal sebagai sosok yang memiliki kekayaan fantastis. Harta kekayaan Sri Sultan HB IX adalah seluruh tanah di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kekayaan Sultan ini juga bisa dilihat saat keterpurukan melanda bangsa Indonesia di masa pascakemerdekaan. Saat kas negara kosong inilah Sri Sultan HB IX menghibahkan kekayaannya senilai 6.000.000 Gulden kepada Pemerintah Indonesia untuk membiayai operasional pemerintahan, kebutuhan hidup pemimpin dan pegawai pemerintah.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Load More