Tujuan Krampus sebenarnya sama seperti Santa, yaitu membuat anak berperilaku baik. Namun yang satu dilakukan dengan cara menakut-nakuti sementara Santa Claus dengan memberi hadiah.
Sempat Dilarang
Diberitakan National Geographic, Krampus sempat ditekan selama bertahun-tahun oleh Gereja Katolik di Eropa selama Perang Dunia II. Sebab dianggap sebagai ciptaan aliran sosial demokrat yang tidak sesuai dengan ideologi mereka.
Kekinian, Krampus telah bangkit kembali selama beberapa tahun terakhir, khususnya dalam budaya pop. Karakternya dinilai menjadi jawaban bagi orang mencari cara untuk merayakan musim Natal dengan cara non-tradisional.
Di Amerika Serikat, masyarakat menyambut sisi gelap Natal dengan film Krampus, menayangkan segmen televisi khusus "Krampus". Mereka mengadakan pesta Krampus, menghadiri Krampusnacht lokal (di kota-kota seperti Washington, DC, dan New Orleans), dan berlari dalam balapan bertema Krampus.
Sementara di Austria, Krampus bahkan dikomersialkan dengan menjual cokelat, patung, dan terompet yang dapat dikoleksi. Itulah sisi gelap Santa Claus, Krampus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum
-
Desak Dokumen AMDAL RDF Rorotan Dibuka, DPRD DKI: Jangan Ada yang Ditutupi!