Suara.com - Santa Claus atau Sinterklas menjadi figur yang paling ikonik dan ditunggu anak-anak menjelang Perayaan Hari Natal. Tentu banyak yang penasara, kenapa Santa pakai baju merah?
Di kebudayaan Amerika, Sinterklas ini dikenal sebagai sosok pria tua berjanggut putih, mengenakan jubah merah dan gemar membagikan hadiah untuk anak-anak yang berperilaku baik selama satu tahun terakhir. Berikut penjelasan kenapa Santa pakai baju merah.
Perlu diketahui, tidak hanya di Amerika saja, sosok Santa Claus juga ada di kebudayaan negara-negara yang sebagian besar penduduknya merayakan natal, di mana sosok Santa Claus di negara-negara tersebut memiliki nama yang berbeda-beda.
Sosok Santa Claus ini memang sangat legendaris, walau kebenaran sosok ini masih dianggap tabu, penggambaran Santa Claus cukup melekat di benak masyarakat. Berikut ini adalah ulasan singkat tentang Santa Claus dan alasan di balik pakaiannya yang selalu berwarna merah.
Pakaian Warna Merah Khas Santa Claus
Kepastian dan kebenaran cerita Santa Claus atau Sinterklas sampai saat ini memang masih menjadi perdebatan. Reader's Digest menuliskan, bahwa ada satu hal yang jadi ciri khas Santa Claus dari dulu hingga sekarang adalah jubah merahnya.
Berbeda dengan warna merah yang selalu sama, dari dulu hingga saat ini, desain jubah dan juga pakaian Santa Claus pernah mengalami perubahan beberapa kali.
Warna merah memang sudah menjadi ciri khas Santa Claus atau Sinterklas sejak awal kemunculannya di tengah-tengah cerita natal, di mana ciri khas ini bisa dikaitkan dengan penggambaran Sinterklas di berbagai macam media visual sejak abad ke-18.
Dilansir dari laman yang sama, di tahun 1863 ada sebuah kartun yang dimuat di koran mingguan. Sang kartunis, yaitu Thomas Nast menggambarkan tokoh Santa Claus dengan pakaian merah, sama seperti Sinterklas yang kita ketahui saat ini.
Baca Juga: 6 Makna Natal Menurut Al-Kitab, Bukan Hanya Sekedar Bersenang-senang
Karya Thomas Nast itu lantas berhasil memperoleh perhatian publik, dan dengan cepat dianggap sebagai potret resmi Santa Claus. Menurut New York Times, ilustrasi Santa Claus karya Nast di tahun 1881 silam, menjadi patokan penggambaran Sinterklas dan masih diproduksi hingga kini.
Demikian ulasan singkat mengenai alasan kenapa Santa pakai baju warna merah yang menarik untuk diketahui.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Kemenhub Bagikan Tips Pesan Tiket Pesawat Murah Saat Natal dan Tahun Baru
-
6 Makna Natal Menurut Al-Kitab, Bukan Hanya Sekedar Bersenang-senang
-
Cara Buat Kartu Natal dengan Canva
-
5 Link Film Natal Terbaik yang Enak Ditonton, Jadi Ajang Kumpul Bareng Keluarga
-
Cari Hadiah Natal dan Tahun Baru yang Bermakna? Ini Pilihan yang Ramah Lingkungan Sekaligus Bermanfaat Untuk Orangutan
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo
-
Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
-
Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan