Suara.com - Perayaan Natal telah tiba. Pada perayaan besar umat Kristiani ini biasanya ada tradisi unik yang turun-temurun dilakukan oleh masing-masing negara. Lantas, apa saja tradisi unik natal dari seluruh dunia? Berikut ini ulasannya.
Bicara mengenai tradisi Natal, umumnya Natal di berbagai negara dirayakan sesuai adat istiadat dan budaya masing-masing. Adapun tradisi natal unik dari seluruh dunia yakni sebagai berikut.
1. Tukar Kado (Amerika)
Tradisi Natal yang biasa dilakukan di Amerika yaitu tukar kado, saling tukar kartu selamat Natal, rumah-rumah dipenuh hiasan, dan hiasan pohon natal. Selain itu, umat kristiani yang ada di Amerika juga biasanya merayakan Natal dengan jamuan makan malam bersama keluarga mapun teman terdekat dengan memu utama kalkun.
2. Pohon Mangga sebagai Pohon Natal (India)
Tradisi unik lainnya yang ada pada Hari Natal yaitu di pohon Natal di India menggunakan pohon mangga atau pohon pisang. Selain itu, Rumah warga di India juga akan dipenuhi hiasan daun mangga serta lampu minyak disetiap atap rumah masing-masing.
3. Rumah Dihiasi Kertas dan Lentera dan Kertas (China)
Jika rumah-rumah yang ada di negara India dihiasi daun mangga, rumah-rumah di China dihiasi dengan kertas dan lentera. Adapun puncak perayaan Natal di China ini bertepatan dengan tahun baru. Pada momen tersebut, anak-anak akan diberi hadiah baju, makanan, mainan hingga kembang api.
4. Bergandeng Tangan serta Menyalakan Lilin (Irak)
Baca Juga: Hoax Bikin Pelaku Usaha Pariwisata di Pangandaran Merana
Untuk perayaan Natal di Irak, biasanya umat kristiani di Irak akan merayakannya dengan berkumpul serta saling berganden tangan sembari menyalakan lilin. Adapun kegiatan ini dilakukan pada malam Natal sembari diceritakan kisah Yesus. Moment ini terasa begitu khidmat.
Usai kisah Yesus dibacakan, acara dilanjutkan dengan melakukan pembakaran duri-duri yang berasal semak dan kemudian berdoa. Acara bakar duri ini memiliki arti bahwa keberuntungan akan datang saat tahun baru tiba.
5. Menyembunyikan Sapu (Norwegia)
Pada saat Natal di Norwegia, mereka memiliki tradisi unik yaitu menyembunyikan sapu. Hal tersebut dilakukan agar tak ada nenek sihir yang mencuri sapu dan menggunakannya untuk kejahatan. Selain itu, para pria Norwegia juga akan begadang di luar pada malam Natal dan menembakkan senapan ke langit untuk menakuti roh-roh jahat.
Demikian ulasan mengenai tradisi natal unik dari seluruh dunia yang menarik untuk diketahui. Selamat merayakan Natal bagi yang merayakan. Semoga berkah dan damai selalu.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?
-
Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran Menghentikan Evakuasi Kapal IMO
-
Dasco Pimpin Rapat Bareng Pemerintah dan Buruh, Antisipasi Badai PHK
-
KPK Pantau Kondisi Kesehatan Gus Yaqut yang Dirawat di RS Polri
-
Jokowi Mulai Safari ke Lampung, Gerindra Tak Masalah: Selamat Ya, Sudah Sehat Kembali
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung