Suara.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) siap menghadirkan pelayanan optimal kepada pengguna jasa penyeberangan, khususnya di lintasan Ajibata-Ambarita di Kawasan Danau Toba pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023.
Diharapkan, pengguna jasa penyeberangan ASDP di Kawasan Danau Toba dapat melakukan perjalanan ferry yang aman, nyaman, tertib dan selamat sampai di tujuan.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengatakan, lintasan Ajibata-Ambarita menjadi salah satu akses penyeberangan tersibuk yang merupakan destinasi pariwisata super prioritas Kawasan Danau Toba yang menjadi favorit wisatawan domestik dan mancanegara.
Diketahui, pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023 rute Ajibata - Ambarita menjadi lintasan terpantau nasional yang cukup ramai. Diprediksikan, lintasan Ajibata - Ambarita pada periode Natal dan Tahun Baru 2023 akan mengalami peningkatan penumpang sebesar 10 persen, kendaraan roda dua sebanyak 8 persen, dan kendaraan roda empat/lebih sebanyak 5 persen.
"Kami berharap pada periode Angkutan Nataru ini, ASDP dapat melayani masyarakat Danau Toba dan para wisatawan yang ingin berlibur di momentum Hari Raya Natal dan Tahun Baru, untuk menyeberang di lintasan Ajibata - Ambarita, baik yang menggunakan KMP Ihan Batak dan juga KMP Pora-Pora," ujar Shelvy.
Di lintasan Ajibata-Ambarita yang dikelola oleh Cabang Sibolga ini, ASDP telah menyiapkan antisipasi dan strategi dalam pelayanan arus berangkat maupun balik selama periode Nataru. Untuk puncak arus berangkat dari Pelabuhan Ajibata diperkirakan pada Kamis (29/12) atau H+4 hingga Sabtu (31/12) atau H+6. Sebaliknya, puncak arus balik dari Pelabuhan Ambarita diperkirakan terjadi pada Minggu (1/1) atau H+7 hingga Selasa (3/1) atau H+9.
Pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023 ini, diperkirakan jumlah penumpang mencapai 68.586 orang atau naik 10 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 62.351 orang. Diikuti roda dua sebanyak 611 unit atau naik 8 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 566 unit.
Dan roda empat/lebih sebanyak 12.410 unit atau naik 5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 11.819 unit. Adapun kapasitas terpasang rata-rata kapal sebanyak 230 orang penumpang, 15 unit sepeda motor, dan 28 unit roda empat.
"Dengan adanya potensi lonjakan penumpang dan kendaraan, kita mengantisipasi dengan penambahan jumlah trip untuk peningkatan kapasitas angkut. Beberapa skema trip yang disiapkan mulai dari 8 trip, 10 trip, 12 trip, 14 trip dan pada puncak arus sebanyak 20 trip, masing-masing baik dari Ajibata maupun Ambarita. Untuk Natal dan Tahun Baru 2023 ini kami merencanakan layanan operasional dengan total 516 trip selama arus berangkat dan balik," ujar Shelvy.
Baca Juga: Tingginya Mobilitas Warga di Libur Nataru 2022
Berdasarkan data Posko Ajibata selama 24 jam (periode 24 Desember 2022 pukul 08.00 WIB hingga 25 Desember 2022 pukul 08.00 WIB) atau H-1, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 2 unit kapal. Adapun realisasi total penumpang mencapai 1.549 orang atau naik 4% persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.492 orang.
Total seluruh kendaraan tercatat 298 unit yang telah menyeberang dari Ajibata ke Ambarita pada H-1 atau naik 2% persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 293 unit.
Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Ajibata ke Ambarita mulai dari H-8 hingga H-1 tercatat 8.841 orang atau turun 14% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 10.291 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 1.692 unit atau turun 16% persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 2.025 unit.
Selanjutnya, data Posko Ambarita pada H-1 (24 jam) tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 2 unit kapal. Adapun realisasi total penumpang mencapai 822 orang atau turun 20% persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.033 orang. Total seluruh kendaraan tercatat 164 unit yang telah menyeberang dari Ambarita ke Ajibata pada H-1 atau turun 34% persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 205 unit.
Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Ambarita ke Ajibata mulai dari H-8 hingga H-1 tercatat 5.672 orang atau turun 29% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 7.942 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 1.083 unit atau turun 31% persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 1.569 unit.
Pada tahun 2022 ini, sebagai pengelola pelabuhan penyeberangan yang memiliki pengalaman profesional, Pemerintah memberikan kepercayaan penuh kepada ASDP untuk mengoperasikan Pelabuhan Ajibata dan Pelabuhan Ambarita sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!
-
Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
-
Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang
-
Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi