Suara.com - Baru-baru ini muncul video ketika Menhan Prabowo Subianto membagikan pakaian dan aksesoris miliknya saat menghadiri acara 'Sinau Bareng Cak Nun' pada Senin (26/12/2022).
Video yang viral dan tersebar di jagat media sosial itu diunggah kembali oleh akun bernama @Dahnilanzar di Twitter.
Klip video tersebut memperlihatkan Prabowo berdiri di atas panggung dan sedang melepaskan jam tangan miliknya.
Prabowo lalu memberikan jam tangan tersebut ke salah satu jamaah yang berada di bawah panggung.
Setelah itu, Prabowo pun melepas peci yang ia kenakan dan kembali membagikannya ke jamaah yang lain.
Tangan Prabowo seakan menyiratkan kepada orang di sekitarnya untuk memberikan peci tersebut ke orang yang cukup jauh darinya.
Tak hanya itu, Prabowo bahkan sampai melepaskan bajunya dan diberikan kepada jamaah Sinau Bareng Cak Nun.
"Momen Prabowo Lepas Jam Tangan, Peci dan Baju, untuk diberikan kepada Jamaah Sinau Bareng Cak Nun," tulis keterangan dikutip Suara.com, Selasa (27/12/2022).
Seolah ingin memberikan jamaah yang berada di belakang kesempatan, Prabowo pun membagikan bajunya tersebut dan meminta jamaah lain mengoper pakaiannya ke arah belakang.
Kendati demikian, suasana tersebut tampak kondusif dan tak diwarnai kericuhan. Para jamaah Sinau Cak Nun tak berdesak-desakkan untuk mengambil pakaian dan barang milik Prabowo.
Setelah itu, Prabowo pun turun dan pergi meninggalkan panggung. Tindakan Prabowo tersebut seketika menuai beragam tanggapan hingga pro kontra.
Sebagian besar warganet menyebut aksi Prabowo tersebut baik karena memberikannya dnegan tak lempar-lempar, sementara yang lainnya mempertanyakan tujuan pembagian barang tersebut.
"Alhamdulillah,tdk di lempar...sdkt khawatir klo² memberi baju atau topinya di lempar...good attitude," kata @REi***.
"Bagus tuh prabowo cara ngasihkannya gk di lemparkan..ku doakan slalu sehat kuat semangat...amiiin," tutur @Hj***.
"Terus supaaya apa ni?" komentar @Baba****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
Larangan Jelas, Bahaya Nyata: Mengapa Pelanggaran Merokok saat Berkendara Terus Berulang?
-
Guru Honorer Digaji Rp 300 Ribu, Kalah dari Petugas Partai: DPR Usul Pembayaran dari APBN Saja
-
Dalami Pemerasan Eks Bupati Pati Sudewo, 3 Orang Perangkat Desa Diperiksa Penyidik KPK
-
Didakwa Korupsi, Noel Malah Ngaku Ingin Jadi Pimpinan atau Jubir KPK
-
Sebut Kapolri 'Murtad Politik', Sri Raja Kritik Pernyataan Listyo Sigit soal Polri di Bawah Presiden
-
Prabowo Peringatkan Skenario 'Kiamat' Perang Dunia III, Picu 'Nuclear Winter' Puluhan Tahun
-
4 Fakta Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Anggota Banser
-
KPK Panggil 6 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pajak, Mayoritas Berasal dari PT Wanatiara Persada
-
Guru Honorer Ngadu ke DPR: Sulit Masuk Dapodik hingga Jadi Kurir Laundry Demi Tambah Penghasilan
-
Prabowo ke Pramono: Saya Dukung Sebagai Gubernur, Nanti 2029 Ya Terserah