Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang bakal mengguyur wilayah Jabodetabek pada saat malam pergantian tahun 2023 tepatnya 31 Desember 2022.
Korbid Prediksi dan Perintangan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin, mengatakan cuaca buruk yang terjadi belakangan ini bukan merupakan badai.
"Perlu diluruskan adalah fenomena cuaca yang terjadi di Jabodetabek saat ini terutama di periode Nataru 2022/2023 ini adalah bukan badai, tetapi merupakan potensi cuaca ekstrem," kata Miming dalam keterangannya, Rabu (28/12/2022).
Miming menerangkan cuaca ekstrem adalah cuaca dengan curah hujan tinggi disertai kilat dan petir berpotensi menimbulkan dampak seperti banjir, longsor, gelombang tinggi dan genangan.
Berdasarkan hasil pengamatan BMKG kata dia, pada periode akhir tahun 2022 wilayah Jabodetabek akan diguyur hujan dengan tingkat ringan sampai sedang.
"Kami memprediksikan bahwa pada tanggal 31 Desember 2022 potensi hujan intensitas ringan-sedang masih dapat terjadi di wilayah Jabodetabek," jelas Miming.
Berikut prediksi cuaca di beberapa wilayah di Jabodetabek pada 31 Desember 2022:
- Hujan ringan: Tangerang, Depok, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Bekasi bagian tengah.
- Hujan sedang: Jakarta Barat, Jakarta Timur, Bogor, Bekasi bagian selatan.
Baca Juga: Siap-siap! BMKG Beri Peringatan Potensi Cuaca Ekstrem Jabodetabek, Puncaknya 30 Desember 2022
Berita Terkait
-
Alasan Peneliti BRIN Ngide Bikin Istilah 'Tol Hujan', BMKG Malah Tak Paham Artinya
-
Siap-siap! BMKG Beri Peringatan Potensi Cuaca Ekstrem Jabodetabek, Puncaknya 30 Desember 2022
-
Big Match BRIN vs BMKG Soal Badai Dahsyat di Jabodetabek, Sementara Skor 0-1
-
Waspada! 5 Prediksi BMKG Soal Cuaca Ekstrem Saat Nataru di Wilayah Indonesia
-
Catat! Commuter Line Beroperasi hingga Pukul 03:00 Dini Hari pada Malam Tahun Baru 2023
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional