Suara.com - Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono membuka Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) yang diikuti oleh seluruh badan otonom (banom) PPP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di kawasan Sleman.
Muhamad Mardiono menyebut, kegiatan ini diperuntukkan agar para banom siap menghadapi Pemilu 2024. Karena nantinya, banom akan menjadi ujung tombak dan berperan aktif untuk mensosialisasikan program kerja PPP.
“LKKD ini diikuti empat banom yang dilahirkan oleh PPP yaitu Gerakan Pemuda Kabah (GPK), Angkatan Muda Kabah (AMK), Gerakan Muda Pembangunan Indonesia (GMPI), dan Wanita Persatuan Pembangunan (WPP). Banom ini kelak menjadi ujung tombak di Tempat Pemilihan Suara (TPS) dan akan berperan aktif mendorong masyarakat mempercayakan PPP,” tutur Muhamad Mardiono.
Ia berharap, agar ke depannya para kader di Provinsi DIY bisa bekerja secara maksimal untuk memperjuangkan keterisian kursi, khususnya di tingkat DPR RI.
“Jogja memang dua Pemilu terakhir tidak memperoleh kursi di DPR RI. Ke depannya, akan dipersiapkan dengan matang agar mendapat keterwakilan di DPR RI, sehingga aspirasi rakyat melalui PPP bisa diperjuangkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DIY Muhammad Yazid menuturkan, LKKD merupakan rangkaian kegiatan PPP DIY dalam menyambut Hari Lahir (Harlah) ke-50. Ia berharap, lewat LKKD para banom bisa menjadi mesin kemenangan pada Pemilu 2024.
“Diharapkan para peserta bisa menyampaikan kepada masyarakat umum apa yang didapat dalam LKKD. Karena banom akan membantu kami menjadi mesin kemenangan Pemilu 2024,” jelas Muhammad Yazid.
Adapun LKKD ini diikuti oleh sekitar 200 peserta dan akan dilaksanakan selama dua hari Rabu (28/12) hingga Kamis (29/12). Mereka akan mendapatkan materi kaderisasi dan kepartaian, materi kepemimpinan kader, kajian subuh, materi karate, outbond, dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi