Suara.com - Orang tua Bharada E alias Richard Eliezer mengaku menyayangkan dengan sikap terdakwa Ferdy Sambo, yang terkesan ikut campur dengan persoalan pemecatan anaknya.
Ferdy Sambo sendiri diketahui sempat mempertanyakan dan menuntut alasan Bharada E yang tak dipecat dari kepolisian.
Yunus selaku ayah Bharada E menyebut mengapa Sambo seakan harus menyalahkan anaknya di peristiwa ini sampai mempertanyakan pemecatan.
"Harapan kami selaku orang tua, sangat mengharapkan Icad menjadi seorang polisi dan semua ini kami serahkan ke penegak hukum yang akan menentukan nasib anak kami dan kepada Tuhan," kata Yunus, dikutip Suara.com dari tayangan salah satu program Metro TV pada Sabtu (31/12/2022).
Selaras dengan ucapan Yunus, ibunda Bharada E Rynecke Alma Pudihang juga tampaknya heran dengan sikap Ferdy Sambo yang seakan mengajak anaknya ikut dipecat.
Sebab menurutnya, pemecatan Bharada E adalah urusan dari institusi Polri dan Sambo tak berhak ikut campur.
"Istilahnya dia seakan mengajak kenapa hanya saya yang dipecat, terus Richard tidak dipecat. Kalau mau ikutin itu, yang berurusan dengan soal pecat memecat itu kan bukan urusannya pak Sambo atau urusannya pengacara atau kita orang tua. Itu kan urusannya institusi," jelas ibu Bharada E.
Menanggapi soal Bharada E yang belum dipecat, Rynecke menyampaikan keluarga tak mengharapkan hal tersebut.
Akan tetapi, Rynecke tetap menyayangkan ucapan Sambo yang seakan menuntut Bharada E ikut dipecat sepertinya.
Baca Juga: Dengan Tubuh Penuh Lubang Peluru, Brigadir J Datangi Sang Ibu Sambil Menangis
"Dia hanya menjalankan perintah dari pak Sambo, jadi untuk soal pecat memecat itu nanti urusan dari institusi kepolisian," terang Rynecke.
Rynecke lalu menceritakan bahwa anaknya itu sampai melakukan tes masuk kepolisian hingga empat kali.
Meski lulus dan memiliki pangkat paling rendah, orang tua Bharada E tetap mengaku begitu bangga dengan pencapaian anaknya itu.
"Kata orang itu pangkat cuma Tamtama, tapi saya bersyukur Puji Tuhan karena itu perjuangannya yang luar biasa. Ketika dia menjadi ajudan, itu merupakan kebanggaan kami juga jadi seorang anggota polisi," ungkapnya.
"Tapi ketika menjadi begini, kami tetap bangga karena kejujurannya, keberaniannya mengungkap semua fakta ini. Jadi kami berdua bukan bangga dia sebagai apa, tapi kami bangga karena dia berani bersikap jujurs," papar Rynecke.
Berita Terkait
-
Dengan Tubuh Penuh Lubang Peluru, Brigadir J Datangi Sang Ibu Sambil Menangis
-
Momen Brigadir J Minta Pertolongan Ibunya: Dia Hujani Peluru, Apa Salah Abang Ma?
-
Perjalanan Singkat Ferdy Sambo Gugat Jokowi Lalu Cabut Gugatan, Alasannya Cinta Polri
-
'Buah Jatuh Nggak Jauh dari Pohonnya' Begini Reaksi Netizen Melihat Anak Ferdy Sambo Muncul di Medsos
-
Bagian Dari Ikhtiar, Ferdy Sambo Akhirnya Cabut Gugatan ke Presiden Jokowi dan Kapolri
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan