Suara.com - Seorang warganet mengubah kalender 2023 bergambar Puan Maharani dengan menghilangkan foto putri Megawati Soekarnoputri itu.
Pada video yang beredar, tamapak sebuah kalender bergambar wajah Puan Maharani. Kemudian pemilik kalender munggunting dan meremas-remas gambar wajah Puan dan hanya menyisakan tulisan kalender saja.
Video tersebut rupanya membuat politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul naik pitam. Hal ini tampak pada cuitan Ruhut di akun Twitternya Senin (2/1/2023).
"Yang mengajak mengubah kalender Bu Puan Maharani Ketua DPR RI yang juga Kader PDI Perjuangan, orang-orang yang di otaknya ada kutil yang makin akut menyedihkan," tulis Ruhut Sitompul.
"Kadrun peak sih Wassalam Merdeka," tambahnya.
Cuitan Ruhut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Bang Ruhut Rakyat kirim surat ke ibu Puan mohon dibaca dan dibalas, karena Rakyat mengharapkan uluran tangan karena dizolimi oleh oknum pemerintahan yang tidak bertanggung jawab," komentar warganet.
"Nah untuk Puan enggak papa lah diginiin bang, Saya yabg tinggal di jakarta juga udah mau muntah lihat gambar beliau bertebaran," imbuh warganet lain.
"Jilat terus, jangan sampai kendor itu lidah hut," tambah lainnya.
Baca Juga: 20 Link Download Kalender 2023, Gratis Bisa Cetak Sendiri di Rumah!
"Mending enggak usah di-upload bang ruhut, sama aja Anda yang secara tidak langsung malah gembosin partai PDIP dengan kata-kata Anda," tulis warganet di kolom komentar.
"Kalender itu tidak akan dapat mengangkat elektabilitas, kalender dapat meningkatkan popularitas bagi orang yang belum dikenal," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan