Suara.com - Sebuah gambar pratinjau di YouTube menunjukkan sebuah foto terdakwa kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir, yakni J Putri Candrawathi di tengah persidangan.
Tampak gambar Putri Candrawathi yang mengenakan baju hitam dan bermasker putih berdiri dengan seseorang diduga salah satu tim pengacaranya. Ada pula sosok pria berseragam mirip polisi yang diduga tengah mengawal istri dari Ferdy Sambo tersebut.
Di bagian lain terlihat gambar tiga orang hakim tengah duduk di meja majelis persidangan.
Dalam foto pratinjau itu juga memperlihatkan sebuah layar mirip televisi besar yang ada di dinding persidangan sebelah kiri meja majelis hakim. Dalam gambar yang mirip video televisi itu terlihat seperti dua orang laki-laki dan perempuan tengah tidur berpelukan di sebuah tempat tidur.
Ada pula sebuah garis merah tanda panah menunjuk ke arah gambar video mirip tayangan televisi itu. Dalam gambar pratinjau itu tertulis:
" Sudah lama dengan Kuat. Putri C Tiap hari mintak jatah wik wik"
Sementara di judul video itu ditulis: "Akhirnya Rekaman CCTV Kamar Putri C Ditemukan,kpk"
Video itu diunggah oleh akun YouTube BENANG MERAH sebulan lalu. Diketahui akun tersebut sudah memiliki 127 ribu subscriber. Video itu juga sudah ditonton 4,7 ribu kali.
Lantas apakah video dengan narasi di pratinjau YouTube itu benar atau sesuai?
Baca Juga: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Kompak Tolak Saling Bersaksi di Sidang Pembunuhan Yosua
Penjelasan:
Fakta gambar pratinjau di akun YouTube itu adalah hasil editan. Terutama gambar sepasang lelaki dan perempuan tengah berpelukan di sebuah tempat tidur. Tak ada dalam persidangan kasus Brigadir J memutar video sepasang lelaki dan perempuan tengah tidur bersama berpelukan di tempat tidur.
Video yang diputar beberapa kali adalah video rekaman CCTV, di kompleks rumah Ferdy Sambo. Sementara setelah ditelusuri, gambar Putri Candrawathi di pratinjau itu adalah saat ia menjalani sidang lanjutan sebagai terdakwa di kasus pembunuhan Brigadir J di PN Jakarta Selatan pada Kamis 17 Oktober 2022. Ia mengenakan baju serba hitam serta masker putih. Beritanya cek di sini.
Narasi dalam video itu juga tak ada penjelasan mengenai sosok Putri yang disebut dalam gambar pratinjau tiap hari mintak jatah wik wik. Begitu juga soal penjelasan judul yang menyebut rekaman CCTV kamar Putri C ditemukan.
Dalam video tersebut hanya memperlihatkan beberapa cuplikan video dan keterangan media online lalu digabung-gabungkan. Seperti video keterangan dari pengacara Putri Candrawathi yakni Patra M Zen dan pengacara keluarga Brigadri J, Kamaruddin Simanjuntak.
Kesimpulan:
False connection atau keterkaitan yang salah. Narasi judul atau yang ada di pratinjau berbeda isi berita atau video. Tak ada penjelasan soal CCTV di kamar Putri C sebagaimana disebut dalam judul. Beberapa gambar di pratinjau juga hasil editan.
Keterangan: Perlu diwaspadai akan jenis-jenis konten hoaks yang berpotensi misinformasi dan disinformasi. Seperti:Satire atau parodi, Misleading content (konten menyesatkan), Imposter content (konten tiruan), Fabricated Content (konten palsu), False connection (koneksi yang salah), False context (konteks keliru), Manipulated content (konten manipulasi).
Berita Terkait
-
Masa Penahanan Habis pada 9 Januari, Ferdy Sambo Cs Bakal Bebas?
-
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Kompak Tolak Saling Bersaksi di Sidang Pembunuhan Yosua
-
Horee! Gempi Senang Punya Mama Baru, Pernikahan Gading Marten dan Luna Maya Gunakan Ijab Qobul Bahasa Arab, Cek Faktanya!
-
Tepis Isu Perceraian, Putri Anne Akhirnya Unggah Video Bareng Arya Saloka dan Anak
-
Guru Besar Unhas Jadi Saksi Meringankan Ferdy Sambo Dan Putri Candrawathi Di Sidang Brigadir J Hari Ini
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Suami Dilaporkan Kasus Perzinaan, Cut Keke Beri Respons Mengejutkan: Banyak Fitnahnya!
-
Batal ke Papua, Pegawai BGN yang Viral Main HP Saat Zoom Dimutasi ke Sulsel
-
Minat Investasi Turun, Harga Acuan Emas Merosot
-
Golkar Sumsel Bersiap Gelar Musda, Mampukah Partai Kembalikan Kekuatan Politiknya?
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia
-
Ramai Video Pagar Besi di Mal, Penasihat Presiden: Kita Doakan Bangsa Kita Aman
-
Sekolah Rakyat Wonosobo Terima Ratusan Siswa Baru, Wamensos: Harapan Keluarga Kurang Mampu
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Menguji Klaim Sudaryono, Benarkah Membandingkan Sekolah Rusak dengan MBG Tak Fair?
-
Gandeng Produser TWICE, Shi Shi Siap Go International Lewat EP 'The Taste Of...'