Suara.com - Bagi calon mahasiswa baru yang akan mengikuti UTBK SNBT 2023 (yang sebelumnya bernama SBMPTN), maka perlu mengetahui materi yang akan diujikan. Lantas apa saja materi UTBK SNBT 2023? Mari simak ulasannya berikut ini.
Diketahui, Materi SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) 2023 ini terbagi menjadi dua komponen yakni Tes Potensi Skolastik serta Tes Literasi. Nah untuk selengkapnya, berikut penjelasan mengenai materi UTBK SNBT 2023 yang penting untuk diketahui.
A. Tes Potensi Skolastik (TPS)
TPS atau Tes Potensi Skolastik merupakan tes untuk menguji tingkat kemampuan berpikir para calon mahasiswa baru. Adapun empat komponen yang ada dalam TPS yakni sebagai berikut:
1. Kemampuan Penalaran Umum
Untuk menguji para calon mahasiswa dalam kemampuan Penalaran Umum, berikut ini beberapa tes kemampuan yang akan diujikan:
- Kemampuan dalam memecahkan masalah-masalah baru yang sebelumnya belum pernah dihadapi
- Kemampuan dalam bernalar secara abstrak yang mana buka hanya dari hasil pembelajaran sebelumnya.
Adapun tes Kemampuan Penalaran Umum ini akan dibagi lagi menjadi 3 komponen yakni Penalaran Deduktif, Penalaran Induktif, dan Penalaran Kuantitatif. Dengan total durasi ketiganya sebanyak 30 menit dan 30 soal, yang mana masing-masing komponen memiliki 10 doal dengan durasi 10 menit.
2. Pengetahuan & Pemahaman Umum
Baca Juga: Apa Perbedaan SNBT dan SBMPTN? Simak Penjelasannya Berikut ini!
Tes kedua untuk menguji pengetahuan dan pemahaman umum. Tes ini penting dalam lingkungan budaya Indonesia, khususnya dalam keterampilan berbahasa, menggunakan kata, dan kedalaman pengetahuan umum. Untuk tes ini memiliki durasi 15 menit dengan 20 soal.
3. Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis
Tes berikutnya yang akan diujikan berupa kemampuan memahami bacaan dan menulis. Kelancaran membaca dan keterampilan menulis ini dibutuhkan agar mudah memahami bahasa tulis serta ekspresi pikiran yang tertuang melalui tulisan. Adapun soal komponen ini berdurasi 25 menit dan berjumlah 20 soal.
4. Pengetahuan Kuantitatif
Tes berikutnya dalam komponen ini yaitu Pengetahuan Kuantitatif. Tes ini bertujuan untuk menguji kedalaman serta luasnya pengetahuan tentang matematika mulai dari perhitungan, pemecahan masalah, hingga pengetahuan umum Matematika. Soal komponen berdurasi 20 menit dan jumlah 15 soal.
B. Tes Literasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah