Tes Literasi ini memiliki jumlah 30 soal dan durasi 45 menit untuk bahasa Indonesa dan durasi 30 menit dengan 20 soal untuk Bahasa Inggris. Selain itu, ada juga tes penalaran Matematika
1. Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam memahami, menggunakan, mengevaluasi, merenungkan, serta berinteraksi dengan aktif dan berkelanjutan terhadap teks. Adapun materi yang diujikan dalam komponen ini sebagai berikut:
- Menentukan inti bacaan
- Menyimpulkan isi bacaan
- Menentukan makna kontekstual kata
- Menentukan tema di dalam teks sastra
- Menemukan nilai di dalam teks sastra
- Menentukan unsur proses di dalam bacaan eksplanatif
Baca Juga: Apa Perbedaan SNBT dan SBMPTN? Simak Penjelasannya Berikut ini!
- Menentukan unsur sebab-akibat dalam bacaan eksplanatif
- Menentukan kelengkapan paparan kekhasan objek bahasan di dalam bacaan ulasan
- Menentukan keakuratan paparan kelebihan objek bahasan di dalam bacaan ulasan
- Menentukan keakuratan paparan kekurangan objek bahasan di dalam bacaan ulasan
- Menentukan ketepatan opini atas objek bahasan di dalam bacaan ulasan
- Menentukan gagasan pendirian yang relevan/tidak relevan dengan isi bacaan argumentatif
- Menentukan fakta/data yang relevan/tidak relevan dengan gagasan pendirian dalam bacaan argumentatif
- Menentukan simpulan yang relevan/tidak relevan dengan gagasan pendirian dan fakta/data dalam bacaan argumentatif
- Menentukan inferensi meyakinkan dalam bacaan argumentatif
2. Penalaran Matematika
Subtes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan para calon mahasiswa dalam menyelesaikan masalah-masalah matematika di dalam berbagai konteks. Untuk menyelesaikan soal-soal ini, diperlukan tiga proses kognitif yakni memformulasikan, menggunakan/menerapkan, dan menginterpretasikan.
Demikian ulasan mengenai materi UTBK UNBT 2023 yang penting untuk diketahui para calon mahasiswa yang akan mengikuti tes masuk Perguruan Tinggi. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim