Suara.com - Polisi meringkus pria berinisial R, pelaku begal payudara seorang wanita yang sedang melintas di dalam sebuah gang kecil, belakang sekolah Strada, Tugu Utara, Koja Jakarta Utara, pada Senin (9/1/2023) kemarin.
Kanit Reskrim Koja, AKP Yayan Heri mengatakan, pihaknya meringkus pelaku saat sedang duduk-duduk di wilayah Koja. Di depan penyidik R mengaku, baru sekali melakukan aksi asusila tersebut.
"Kalau alasannya karena korban ini mirip sama mantan pelaku ini,” kata Yayan kepada Suara.com melalui sambungan telepon, Kamis (12/1/2023).
Yayan mengaku hingga saat ini korban membuat laporan kepolisian lantaran malu atas kejadian yang menimpanya. Meski demikian, Yayan melanjutkan, pihaknya bakal tetap melakukan proses hukum lantaran telah terbukti melakukan tindakan asusila.
"Korban belum buat laporan, tapi tetap kami proses," katanya.
Viral
Seorang wanita menjadi korban tindakan asusila saat melintas di dalam sebuah gang kecil di belakang sekolah Strada, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara. Saat itu, wanita tersebut melintas setelah pulang kerja sekira pukul 20.14 WIB.
Salah seorang warga sekitar, Oman (51) mengatakan, wilayahnya memang sepi jika setelah magrib. Hanya ada beberapa orang yang duduk-duduk sekitar lokasi.
"Memang sepi kalau habis Magrib," katanya, Senin (9/1/2023) kemarin.
Baca Juga: Cewek Korban Begal Payudara di Koja Ternyata Anak Kos, Nangis-nangis di Rumah Warga usai Dilecehkan
Aksi begal payudara viral seusai diunggah di media sosial. Dalam unggahan tersebut, terlihat seorang wanita yang berjalan sendirian menjadi korban begal payudara oleh seorang pemotor yang diduga telah membuntutinya korban sebelumnya.
Berita Terkait
-
Cewek Korban Begal Payudara di Koja Ternyata Anak Kos, Nangis-nangis di Rumah Warga usai Dilecehkan
-
Nangis-nangis di Rumah Warga usai Dilecehkan di Gang, Cewek Korban Begal Payudara di Koja Ternyata Anak Kos
-
Berkeliaran di Koja Naik Motor Matik, Pria Cabul Terekam CCTV Remas Payudara Karyawati Mal di Gang
-
Edan! Kian Meresahkan, Begal Payudara di Ngawi Meluas
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana