Suara.com - Ayah Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Samuel Hutabarat, mengaku terkejut sekaligus kecewa dengan kesimpulan jaksa penuntut umum (JPU) yang mengungkap adanya perselingkuhan antara Yosua dan Putri Candrawathi.
Menurutnya, jika dilihat dari beberapa keterangan saksi di persidangan, sama sekali tidak ada indikasi adanya pemerkosaan ataupun perselingkuhan antara Yosua dan PC.
"Tidak ada menyebutkan sebagai saksi yang melihat terjadi pemerkosaan ataupun perselingkuhan di Magelang. Jadi ini timbul kesimpulan ini inilah yang sangat mengejutkan kami," ujar Samuel seperti dikutip Suara.com melalui tayangan kanal YouTube KOMPASTV pada Selasa (17/1/2023).
Atas simpulan yang dibacakan oleh JPU, Samuel Hutabarat pun merasa bahwa selama persidangan anaknya selalu difitnah.
"Selama persidangan ini ataupun selama kasus ini ada, anak kami ini sudah terus menerus difitnah," kata Samuel.
Pertama, Samuel Hutabarat menilai bahwa Brigadir J difitnah dalam kejadian yang terjadi di Duren Tiga. Kedua, anaknya lagi-lagi difitnah dengan masalah perselingkuhan.
"Yang pertama difitnah kejadian di Duren Tiga, sudah di SP3 itu, udah termasuk perpindahan orang yang sudah mati ataupun orang yang sudah meninggal masih difitnah," terang Samuel.
"Sekarang timbul lagi kesimpulan bahwa anak kami ini melakukan perselingkuhan," sambungnya.
Ia pun merasa bahwa semua permasalahan ditumpahkan kepada anaknya yang telah meninggal dunia.
"Ini lah yang sangat menyakitkan, seolah-olah semua permasalahan ini ditumpahkan kepada anak kami almarhum Yosua," terang Samuel.
Pada kesempatan ini, Samuel Hutabarat berharap agar Majelis Hakim memberikan keputusan yang seadil-adilnya.
"Jadi kami sangat berharap kepada Pak Hakim agar Pak Hakim boleh memutuskan nanti di keputusannya memberikan keadailan yang seadil-adilnya kepada yang tertindas seperti kami ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Eks Anak Buah Hendra Kurniawan Kompak Sebut Agus Nurpatria Perintahkan Cek dan Amankan CCTV Kompleks Sambo
-
'Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan' Amarah Keluarga Brigadir J saat Jaksa Sebut Putri Selingkuh dengan Yosua
-
3 Tuntutan Jaksa ke Para Terdakwa Pembunuh Brigadir J: Seumur Hidup Buat Atasan, 8 Tahun untuk Bawahan
-
Kecewa Cuma Dituntut Penjara Seumur Hidup, Keluarga Brigadir J Minta Hakim Vonis Mati Ferdy Sambo
-
Respons Pengacara Usai Ferdy Sambo Dituntut Penjara Seumur Hidup: Kita 'Counter' Pakai Bukti di Pembelaan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati