Suara.com - Nasib nahas menimpa seorang balita berinisial N (3) diduga dicabuli oleh pria tak dikenal di Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Peristiwa ini baru diketahui oleh orang tuanya ketika sedang memandikan korban.
Ibu korban pencabulan berinisial F mengatakan anaknya N mengeluh kesakitan pada bagian alat kelaminnya pada Kamis (12/1/2023). F lantas terkejut ketika melihat kemaluan anaknya dalam keadaan bengkak.
"Habis Maghrib pas saya mandiin, saya cek kemaluannya. Saya lihat bentuk alat vitalnya sudah bengkak," kata F kepada wartawan, Selasa (17/1/2023).
Selain itu, kata F, dia juga menemukan bercak yang diduga seperma pelaku pada celana dalam anaknya. N awalnya sempat ketakutan ketika ibunya tersebut hendak membuka celana dalamnya.
"Pas dibuka iya di sempaknya kayak bekas sperma gitu," katanya.
Berdasar pengakuan N, pelaku merupakan pria berkumis. Pelaku tersebut juga sempat meminta korban mengarang cerita jika ditanya oleh orang tuanya.
"Dia bilang yang melakukan om, bapak- bapak ada kumisnya ada giginya. Jadi dia pengakuan awal dibilang di hutan itu kejadiannya," beber F.
F telah melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Utara. Dia berharap pelaku dapat segera ditangkap lantaran anaknya hingga kekinian merasa ketakutan berada di Rusunawa.
"Anak saya ketakutan di daerah rusun. Tapi pelakunya belum tahu," imbuhnya.
Baca Juga: Profil Kiai Fahim Mawardi, Jadi Tersangka Kasus Pencabulan 11 Santriwati di Jember
Berita Terkait
-
Kiai Jember Ditahan Usai Jadi Tersangka Pencabulan, Pernah Janji Bakal Jalan Telanjang ke Jakarta Kalau Terbukti
-
Jadi Tersangka Kasus Pencabulan Terhadap Santriwatinya, Berikut Profil Kiai Fahim Mawardi
-
Profil Kiai Fahim Mawardi, Jadi Tersangka Kasus Pencabulan 11 Santriwati di Jember
-
Entah Apa yang Merasuki, Guru Ngaji di Kuansing Cabuli Muridnya
-
Usai Laporkan Kiai Suami Sendiri Cabuli Santriwati, Bu Nyai Minta Perlindungan LPSK
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim