Suara.com - Umat Konghucu akhirnya bisa merayakan Imlek tanpa pembatasan buntut telah dicabutnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah.
Para jemaat di Vihara Dharma Bakti, Glodok Jakarta Barat, saat ini sudah dapat melakukan ibadah Imlek tanpa harus dibatasi. Tercatat ribuan orang silih berganti mendatangi vihara untuk melaksanakan ibadat.
“Kita sangat senang karena PPKM sudah berahir, dan kita bisa merayakan imlek secara normal lagi,” kata Ketua Yayasan Vihara Dharma Bakti, Shirley Wijaya, di Glodok Jakarta Barat, Minggu (22/1/2023).
Shirley juga mengatakan, mulai tahun ini pihaknya susah bisa menggelar ibadah selama 24 jam. Sejak semalam, Shirley mengaku Vihara Dharma Bakti selalu dipenuhi oleh mereka yang ingin melakukan ibadah.
“Tahun ini kan kita selama 24 jam mulai dari kemarin malem yang dateng berdoa sangat antusias sekali. Disini yang dateng berdoa rame banget sampai hari ini, sampai nanti malem kita baru tutup,” katanya.
Meski demikian, Shirley tetap menghimbau kepada para jemaat untuk terap melakukan protokol kesehatan meski pemerintah sudah tidak memberlakukan PPKM.
“Kita juga berharap para umat yang datang walaupun sudah tidak PPKM, harus lebih menjaga prokes. Masker tetap digunakan,” ungkapnya.
Shiley mengatakan, untuk tahun ini sendiri masuk tahun kelinci. Kelinci, kata Shirley, melambangkan kelembutan, dan kelinci juga sangat cerdik.
“Tahun ini harapan kita diberi kesehatan dan kemakmuran dan kesuksesan untuk kita semua,” tutupnya.
Baca Juga: Yuk Mengenal Budaya Seollal, Perayaan Tahun Baru Imlek di Korea Selatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD