SuaraBandung.id - Koordinator Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti menyatakan adanya pemberian remisi sebagai bentuk apresiasi untuk narapidana yang menunjukan perubahan sikap.
Namun meski ada remisi, dari total keseluruhan narapidana yang mendekam dipenjara hanya beberapa orang saja yang diberikan hak remisi ini.
Menurutnya dari total 42 jumlah narapidana yang beragama konghucu di Indonesia, 26 narapidana diantaranya lah yang mendapat remisi.
Adapun untuk seorang narapidana dikabarkan sudah bisa bebas dari penjara disebabkan masa remisi implek yang diberikan sebesar satu bulan.
"Remisi diberikan sebagai apresiasi negara bagi narapidana yang telah berusaha dan menunjukkan perubahan perilaku yang lebih baik," ungkap Rika Aprianti. Dikutip dari msn.com oleh bandung.suara.com pada Minggu (22/1/2023)
Rika juga tutut menyampaikan bahwa dengan diberikannya hak remisi ini membuat negara bisa menghemat pengeluaran biaya makan narapidana.
Lebih lanjut, total rencana pengeluaran biaya makan narapidana yang dikurangi karena hasil pemberian remisi pemenjaraan itu mencapai Rp14.790.000.
Ia berharap dengan hak remisi dalam bentuk potongan pemenjaraan diberikan bukan hanya sebagai pengurangan masa pidana.
Namun bisa menjadi motivasi bagi narapidana untuk berupaya menjadi lebih baik dalam berprilaku dan dapat meningkatkan keimanannya. (*)
Baca Juga: Contoh Ucapan Tahun Baru Imlek 2023 yang Singkat tapi Bermakna
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
100 Tahun Naar de Republiek Indonesia: Menelanjangi Neokolonialisme 2026, Republik untuk Siapa?
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat-Lawan Kejahatan Digital
-
Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Dibuka di Malang, Khofifah Dorong Sport Tourism Jatim
-
Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Dibuka di Malang, Khofifah Dorong Sport Tourism Jatim
-
Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik