Suara.com - Pemerintah Swedia dikecam komunitas negara muslim setelah insiden pembakaran Al Quran terjadi di negara tersebut, Sabtu, 21 Januari 2023. Kabar pembakaran kitab suci itu pun sampai di Indonesia, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Akibatnya ramai seruan boikot terhadap daftar produk Swedia di Indonesia.
Padahal, negara maju di Skandinavia itu memasok sebagian kebutuhan tanah air. Kita tentu tak asing dengan merek furnitur IKEA dan vaksin Covid-19, Astra Zeneca. Dua contoh produk yang dihasilkan di Swedia.
Seperti diketahui, pembakaran Al Quran dilakukan oleh Pemimpin Politik Denmark-Swedia, Rasmus Paludan dalam aksi demonstrasinya di depan Kedutaan Besar Turki. Paludan yang juga menjabat Kepala Partai Politik Sayap Kanan Denmark Starm Kurs itu membakar Al Quran setelah menyampaikan pemikiran remeh soal imigran muslim di Swedia. Pemikirannya soal kaum muslim dianggap sebagai langkah kebebasan berekspresi, bukan penghinaan terhadap agama tertentu.
Setelah aksinya diketahui dunia, produk-produk Swedia yang telah terekspansi secara global terancam diboikot. Berikut daftar produk Swedia yang ada di Indonesia.
1. IKEA
IKEA merupakan produsen perlengkapan rumah yang berdiri sejak 1943 di Swedia. Pengembang pertamanya adalah Ingvar Kamprad. Saat ini IKEA memiliki lebih dari 400 gerai yang tersebar di lebih dari 50 negara. Produk-produk IKEA menjadi andalan salah satunya karena sangat lengkap menjawab kebutuhan.
2. AstraZeneca
Saat pandemi Covid-19 melanda di seluruh dunia, Astra Zeneca menjadi salah satu vaksin yang diandalkan. Program vaksinasi massal pemerintah Indonesia juga menggunakan Astra Zeneca sebagai salah satu vaksinnya.
3. Spotify
Baca Juga: PM Malaysia Akui Jijik Lihat Kelakuan Politisi Swedia Usai Panggil Dubes Terkait
Spotify menawarkan layanan berselancar musik dalam jaringan lewat telepon pintar. Pengguna berlangganan yang jumlahnya mencapai 170 juta bahkan tak perlu terganggu dengan iklan ketika menikmati layanan ini. Aplikasi berlogo hijau tersebut pertama kali dikembangkan pada 2006 oleh dua warga Swedia, Daniel Ek dan Martin Lorentzon.
4. Ericsson
Masih ingat ponsel bermerek Sony Ericsson yang populer di tanah air pada 2000-an? Ponsel yang bersaing ketat dengan Nokia saat itu ternyata adalah buatan ahli teknologi dari Swedia. Lars Magnus Ericsson memulai proyek perusahaan teknologinya di ibu kota Stockhom sampai kini tersebar di seluruh dunia.
5. H&M
Produk fashion HnM yang terkenal ke seantero dunia juga berasal dari Swedia. Di Indonesia HnM adalah brand kelas atas dengan harga ratusan ribu untuk sepotong bajunya.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Tegas! PM Anwar Ibrahim Sebut Malaysia Tak Tolerir Pembakaran Kitab Suci Apapun: Anda Menentang Islam?
-
Waduh! BCA Blokir Rekening Pedagang Burung Ternyata Salah Orang, Begini Penjelasan KPK
-
Bank Salah Blokir Rekening Tukang Burung di Madura, Dalih KPK: Nama dan Tanggal Lahir Ilham Mirip Tersangka Korupsi
-
Kuwait Boikot Produk Swedia Karena Bakar Al-Qur'an, IKEA Cs Ketar Ketir
-
PM Malaysia Akui Jijik Lihat Kelakuan Politisi Swedia Usai Panggil Dubes Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD