Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus tancap gas jelang perhelatan Pemilu 2024. Salah satunya dengan melakukan bedah daerah pemilihan (dapil).
Kali ini, DPP PPP melaksanakan bedah dapil bersama DPW PPP Jawa Timur (Jatim). Hasilnya, DPW PPP Jatim sepakat bekerja keras agar meraih target sembilan kursi di DPR RI.
“Dalam bedah dapil, ibu ketua wilayah sudah memaparkan secara detail. InsyaAllah DPP PPP dan saya optimis DPW PPP Jatim bisa meraih target yaitu 11 kursi di DPR RI,” kata Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, usai bedah dapil di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat.
Muhamad Mardiono menjelaskan, Jatim merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk besar. Sehingga diperlukan perlakuan khusus untuk menaikkan jumlah perolehan suara.
“Jatim termasuk daerah provinsi yang jumlah penduduknya besar dan pemilihnya besar, karena itu ada treatment khusus. Sebab, di Jatim pun termasuk lumbung perolehan suara PPP,” ungkapnya.
Dengan bagusnya konsolidasi dan kekompakkan di dalam internal partai, Muhamad Mardiono pun yakin perolehan target kursi bisa dicapai.
“Kondisi dan konsolidasi internal khususnya di Jatim bagus. Bahkan semuanya kompak. Ada juga tokoh yang pada 2019 lalu absen, sekarang tampil kembali bersama tokoh baru bersama di PPP Jatim,” tambahnya.
Sementara, Ketua PPP DPW Jatim sekaligus Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengaku senang dengan adanya kegiatan bedah dapil. Menurutnya, dengan adanya bedah dapil bersama DPP PPP bisa semakin mematangkan persiapan bakal calon DPR RI di Pemilu 2024.
“Secara internal kita sudah melakukan penataan caleg maupun persiapan dari DPC. Insyaalah se-Jatim siap memenangkan PPP di 2024 nanti,” ujar Mundjidah.
Adapun hingga saat ini, konsolidasi terkait pemenangan pada Pemilu 2024 sudah dilakukan dari DPP PPP dan DPW PPP Jatim.
Antara lain melakukan kunjungan dan silaturahmi ke para kiai atau ulama, ke tokoh nasional, dan masih banyak lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta
-
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes
-
'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode
-
Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?
-
Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?
-
Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya
-
Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo
-
Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan
-
Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026