Suara.com - Seorang penerjun payung TNI gagal landas di Pondok Cabe, Tangerang Selatan saat tengah menjalankan latihan. Karena terbawa angin, ia malah tersangkut di pohon palem rumah warga.
Penerjun payung itu kedapatan tersangkut di pohon palem di pemukiman warga di Jalan Benda, Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2023) siang.
Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan langsung mengecek kondisi penerjun payung tersebut. Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam Lisendra menuturkan kalau penerjun payung itu dalam kondisi baik.
"Izin melaporkan dalam keadaan sehat dan baik, lebih tepat silahkan konfirmasi kepada kesatuannya," kata Multazam di Jakarta, Kamis.
Saat mendarat di rumah warga, penerjun payung itu langsung dibantu oleh petugas Bhabinkamtibmas, Babinsa serta warga setempat. Akan tetapi, Multazam tidak bisa mengungkap identitas dari penerjun payung.
Sebab, prajurit TNI tersebut langsung dijemput oleh rekan dari kesatuannya.
"Belum kenal karena yang bersangkutan langsung dijemput kesatuannya," ungkapnya.
Adapun sebelumnya peristiwa nyangkutnya prajurit TNI tersebut terekam dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @merekamjakarta. Menurut informasi, penerjun payung itu gagal mendarat di Pondok Cabe karena cuaca hujan dan angin kencang. [ANTARA]
Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG untuk Wilayah Indonesia
Berita Terkait
-
Hujan Angin Terjang Karawang Kamis Siang, Bangunan Musala Hingga Baliho Ambruk
-
Gegara Angin Kencang, Tiang Listrik dan Pohon Tumbang di Cilodong Depok
-
Angin Kencang Terjang Bekasi, Pohon 12 Meter Tumbang, Begini Kesaksian Warga Sekitar
-
Pohon hingga Tiang Listrik di Depok Roboh Akibat Angin Kencang
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG untuk Wilayah Indonesia
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir