Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa susulan yang kembali terjadi di Jayapura pada Jumat (10/2/2023) pagi. Kali ini gempa tercatat dengan kekuatan magnitudo 2,8.
Melansir dari akun Twitter resmi BMKG, pusat gempa berada di darat 10 kilometer BaratDaya Kota Jayapura. Adapun gempa terjadi pada pukul 9.02 WIB.
"Gempa Dirasakan Magnitudo: 2.8, Kedalaman: 10 km, 10 Feb 2023 09:02:07 WIB," demikian cuit Twitter @BMKG yang dikutip Suara.com, Jumat.
Sejak 2 Januari 2023 lalu, BMKG mencatat ada 1.065 kali gempa terjadi di Kota Jayapura. Kepala BMKG Wilayah V Yustus Rumakiek menuturkan sebanyak 125 gempa diantaranya dirasakan oleh masyarakat.
"Sejak gempa bumi dengan kekuatan 4,9 M yang di perbaharui menjadi 5,4 M, gempa telah tercatat mencapai 1.065 kali dengan 125 kali di antaranya dirasakan masyarakat," tutur Yustus, Kamis (9/2/2023).
Gempa dengan kekuatan tertinggi terjadi pada Kamis dengan magnitudo 5,4. Kepala BMKG Dwikorita menuturkan gempa di Jayapura pada Kamis kemarin disebabkan oleh aktivitas sesar aktif.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser," tuturnya.
Kerasnya guncangan gempa pada Kamis membuat sejumlah bangunan di Kota Jayapura rusak bahkan roboh. Seperti yang terjadi pada sebuah kafetaria yang dibangun di atas laut di Kota Jayapura.
Kafetaria itu roboh setelah diguncang gempa dan langsung tenggelam ke laut. Sebanyak empat orang meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan dari bangunan kafetaria tersebut.
Baca Juga: Jayapura Diguncang Gempa Bumi 5.4 M, Kafetaria Roboh dan Tewaskan Empat Warga
Berita Terkait
-
BMKG Umumkan Waspada Gelombang Tinggi Hampir di Seluruh Wilayah Indonesia
-
Prakiraan Cuaca di Bandung Raya Jumat 10 Februari 2023, Berikut Penjelasannya
-
21 Wilayah di Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Penjelasan BMKG
-
Info Cuaca di Jawa Barat Jumat 10 Februari 2023, Berikut Penjelasannya
-
Jayapura Diguncang Gempa Bumi 5.4 M, Kafetaria Roboh dan Tewaskan Empat Warga
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call